Rembug Tani Jadi Momentum Perkuat Ketahanan Pangan Perbaiki Tata Kelola Pupuk
- 30 Apr 2026 21:03 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan pangan daerah dan nasional melalui kegiatan Rembuk Tani yang diselenggarakan oleh Pupuk Indonesia Holding Company, Kamis 30 April 2026. Rembuk Tani turut dihadiri Wakil Menteri (Wamen) Transmigrasi Republik Indonesia, Viva Yoga Mauladi, Direktur Operasi Pupuk Indonesia Holding Company Dwi Satriyo Annurogo dan pejabat terkait lainnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman menyebutkan bahwa pupuk bersubsidi memiliki peranan penting dalam menjaga produktivitas lahan, menekan biaya produksi, serta memastikan keberlanjutan usaha tani. Oleh karena itu, penyalurannya harus memenuhi prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat harga.
“Selama ini masih terdapat berbagai tantangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi, mulai dari keterbatasan alokasi, permasalahan distribusi, hingga validitas data penerima. Melalui Rembuk Tani ini, kita harapkan menjadi ruang dialog yang terbuka, jujur, dan solutif antara pemerintah, petani, serta seluruh pemangku kepentingan,” ujar Sudirman.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, terdapat misi untuk memantapkan daya saing dan produktivitas di sektor pertanian, perdagangan, industri, dan pariwisata.
Dari 12 program prioritas daerah, dua di antaranya secara khusus berfokus pada sektor pertanian, yaitu pengembangan kawasan dan infrastruktur serta peningkatan produktivitas lahan pertanian guna mendukung lumbung pangan desa dan daerah. Selain itu, melalui program Pro Jambi Tangguh, pemerintah juga memberikan dukungan sarana dan prasarana di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, dan kehutanan.
Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan pendistribusian pupuk kepada para petani. Pemerintah berharap penyalurannya benar-benar tepat sasaran dan mampu meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.

Sudirman juga menyampaikan bahwa kinerja sektor pertanian Provinsi Jambi menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi per 1 April 2026, Nilai Tukar Petani (NTP) pada Maret 2026 tercatat sebesar 178,39 atau meningkat 1,11 persen dibandingkan Februari 2026 sebesar 176,42. Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) juga mengalami kenaikan menjadi 184,26 atau naik 1,01 persen dari bulan sebelumnya sebesar 182,43.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi juga mengharapkan dukungan dari pemerintah pusat, khususnya untuk pembangunan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan jalan usaha tani, sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.
“Kehadiran Bapak Wakil Menteri yang mewakili Menko Bidang Pangan Republik Indonesia memberikan harapan besar bagi penyelesaian berbagai persoalan pertanian secara lebih komprehensif dan terintegrasi,” tambahnya.
Melalui kegiatan Rembuk Tani ini, diharapkan terbangun kesepahaman yang lebih kuat serta langkah-langkah konkret yang dapat segera diimplementasikan demi kemajuan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani di Provinsi Jambi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....