Peluncuran Buku Profil Buya Salek di UIN

  • 28 Apr 2026 16:58 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menjadi tuan rumah peluncuran buku profil Buya Salek, seorang ulama kharismatik yang dikenal luas di tengah masyarakat Jambi, Selasa, 28 April 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh LPPM UIN STS Jambi dan berlangsung di Amphitheatre Lantai 4 Rektorat kampus dengan dihadiri berbagai kalangan akademisi, tokoh publik, hingga perwakilan Gubernur Jambi.

Rektor UIN STS Jambi, Kasful Anwar, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Hadir pula Anggota DPR RI Hasan Basri Agus serta penulis buku, Rifaldhoh. Selain itu, para wakil rektor, dekan, dosen, hingga mahasiswa turut memadati lokasi acara dan mengikuti rangkaian diskusi dengan antusias.

Dalam sambutannya, Kasful Anwar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama Rektor UIN STS Jambi, saya sangat mengapresiasi kegiatan bedah buku ini. Kita tahu semua siapa Buya Salek ini, ulama, KH besar yang sangat karismatik. Siapa yang tidak mengenalnya di kalangan masyarakat Jambi ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan literasi sejarah berbasis tokoh daerah penting untuk mendukung pengembangan keilmuan di perguruan tinggi.

Sementara itu, Hasan Basri Agus menyoroti pentingnya memahami sejarah sebagai bagian dari identitas daerah. Ia mencontohkan keberadaan Candi Muaro Jambi sebagai salah satu kawasan percandian terbesar di Asia Tenggara.

“Candi Muaro Jambi itu adalah candi terbesar dan terluas di Asia Tenggara, tapi jejaknya tidak begitu nampak. Namun akhir-akhir ini mulai menjadi perhatian pusat. Ini bukan soal agama, tapi soal sejarah besar orang Jambi pada masa itu,” katanya.

Di sisi lain, Rifaldhoh menjelaskan bahwa buku profil Buya Salek disusun melalui riset mendalam agar mampu menghadirkan sosok ulama tersebut secara utuh.

“Penulisan buku ini menjadi upaya menjaga warisan intelektual dan spiritual tokoh lokal agar tetap dikenal lintas generasi,” ujarnya.

Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif peserta, menjadikan forum ini sebagai ruang inklusif untuk memperluas wawasan masyarakat terhadap sejarah dan peran tokoh lokal dalam membangun peradaban daerah.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....