PMK dan SE Jadi Fokus, Disnak Sarolangun Gencarkan Vaksinasi Ternak
- 28 Apr 2026 11:04 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi- Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan dan perikanan Kabupaten Sarolangun meningkatkan upaya pencegahan penyakit ternak dengan menggencarkan program vaksinasi.
Kabid Keswan Kesmavet dan P2PH Disnak Sarolangun, Drh. Deden Kusnandar, menyebutkan dua penyakit utama yang menjadi perhatian adalah Penyakit Mulut dan Kuku dan Septicaemia Epizootica (SE).
“PMK dan SE ini menjadi fokus kami karena keduanya merupakan penyakit endemis di Sarolangun dan berisiko tinggi menyebabkan kematian, terutama SE pada kerbau,” ujarnya.
| Baca juga: BPBD Perkuat Penanganan Karhutla dengan OMC |
Ia mengungkapkan, kasus SE sempat ditemukan pada Februari lalu. Namun, berkat langkah cepat berupa vaksinasi di zona terdampak, penyebaran penyakit tersebut berhasil dikendalikan.
“Alhamdulillah, kasusnya sudah mereda dan saat ini tidak ada lagi temuan baru,” katanya.
Untuk mendukung pengendalian penyakit, Pemerintah Kabupaten Sarolangun telah menyediakan sekitar 2.100 dosis vaksin SE. Selain itu, pemerintah pusat juga menyalurkan 1.000 dosis vaksin PMK.
“Vaksinasi PMK sudah mulai kami lakukan, sekitar 400 hingga 600 dosis telah diberikan. Ini sebagai langkah antisipasi jika terjadi peningkatan lalu lintas ternak menjelang Idul Adha,” jelasnya.
Selain vaksinasi, pihaknya juga melakukan pengawasan terhadap ternak yang akan diperjualbelikan. Hingga kini, ratusan ternak telah terdata dan mulai mendapatkan penanganan kesehatan.
Dengan berbagai langkah tersebut, Disnak Sarolangun optimistis dapat menekan risiko penyebaran penyakit ternak, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan aman dan tenang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....