Cara Mengatasi Perilaku Istri yang Nusyuz

  • 27 Apr 2026 08:17 WIB
  •  Jambi

RRI.CO,ID, Jambi - Ustadz Dr. Rajo Bungsu, S. Pd. I, M. Pd. I mengatakan dalam kehidupan rumah tangga, Islam telah memberikan pedoman yang jelas untuk menjaga keharmonisan antara suami dan istri. Salah satu ujian yang terkadang muncul adalah perilaku nusyuz dari istri, yaitu sikap membangkang atau tidak taat kepada suami dalam hal yang ma'ruf.

Namun demikian, Islam tidak membiarkan masalah ini diselesaikan dengan emosi atau tindakan semena-mena. Justru, Allah SWT memberikan tahapan penyelesaian yang penuh hikmah, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an.

1. Memberikan Nasihat dengan Hikmah

Langkah pertama adalah menasihati istri dengan cara yang baik, lembut, dan penuh kasih sayang. Suami hendaknya mengingatkan tentang kewajiban dalam rumah tangga serta mengajak kembali kepada ajaran Allah. Nasihat yang disampaikan dengan kelembutan sering kali lebih menyentuh hati dibandingkan dengan amarah.

2. Pisah Ranjang sebagai Bentuk Teguran

Jika nasihat belum membuahkan hasil, maka langkah berikutnya adalah berpisah tempat tidur. Ini bukan bentuk kebencian, tetapi sinyal keseriusan bahwa ada masalah yang perlu diperbaiki. Tujuannya agar istri merenung dan menyadari kesalahannya.

3. Tindakan Tegas yang Tidak Menyakiti

Langkah terakhir yang disebutkan dalam syariat adalah tindakan tegas, namun harus dipahami dengan sangat hati-hati. Para ulama menegaskan bahwa hal ini bukan untuk menyakiti, melainkan simbol peringatan yang tidak melukai fisik maupun harga diri. Dalam praktiknya, banyak ulama kontemporer menganjurkan untuk menghindari tahap ini jika berpotensi menimbulkan mudarat.

4. Mengedepankan Musyawarah dan Doa

Selain tiga tahapan tersebut, penting bagi suami untuk terus membuka ruang komunikasi dan musyawarah. Libatkan keluarga atau pihak ketiga yang bijak jika diperlukan. Jangan lupa untuk memperbanyak doa, karena hati manusia berada dalam genggaman Allah SWT.

Menghadapi istri yang nusyuz bukanlah perkara mudah, namun Islam mengajarkan solusi yang penuh kesabaran dan kebijaksanaan. Tujuan utamanya bukan memenangkan ego, melainkan mengembalikan keharmonisan rumah tangga yang diridhai Allah SWT. Agar setiap keluarga muslim senantiasa diberi ketenangan, kasih sayang, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....