Pemetaan BPBD Terdapat Delapan Daerah Rawan Karhutla di Jambi

  • 23 Apr 2026 09:14 WIB
  •  Jambi
RRI.CO.ID,Jambi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi memetakan delapan kabupaten dan kota sebagai wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2026.

Pemetaan ini dilakukan sebagai langkah awal memperkuat upaya pencegahan menghadapi musim kemarau panjang yang dipicu fenomena El Nino.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jambi, Andre Eko Rinjani menyebutkan wilayah rawan tersebut meliputi Kabupaten Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Tebo, Bungo, Sarolangun, Muaro Jambi, dan Merangin.

“Berdasarkan pemantauan dari tahun ke tahun, daerah-daerah ini memang menjadi wilayah yang rawan karhutla,” ujarnya, kamis, 23 April 2026.

Ia menjelaskan, dari delapan daerah tersebut telah dilakukan pemetaan lebih rinci hingga ke tingkat kecamatan dan desa, guna mempermudah langkah mitigasi di lapangan.

Di Kabupaten Batanghari misalnya, terdapat delapan kecamatan rawan dengan total 76 desa. Sementara di Tanjung Jabung Timur terdapat 10 kecamatan rawan dengan 68 desa, dan di Tanjung Jabung Barat sebanyak sembilan kecamatan dengan 23 desa rawan.

Selain itu, Kabupaten Tebo tercatat memiliki satu kecamatan rawan dengan empat desa, Bungo 14 kecamatan dengan 35 desa, Sarolangun 14 kecamatan dengan delapan desa, serta Merangin dengan 16 kecamatan dan 38 desa rawan karhutla.

Andre menegaskan, pemetaan ini menjadi dasar dalam menentukan strategi pencegahan, termasuk penempatan personel, sarana prasarana, serta penguatan koordinasi lintas sektor.

“Fokus kami saat ini adalah pencegahan, agar kebakaran tidak terjadi. Karena jika sudah terjadi, penanganannya akan jauh lebih sulit dan membutuhkan biaya besar,” jelasnya.

BPBD juga terus mendorong pemerintah daerah, masyarakat, serta pihak swasta untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan, terutama menjelang puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Agustus 2026.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....