BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi
- 23 Apr 2026 09:05 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Taha Jambi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BMKG Sultan Taha Jambi, Luckita Theresia, mengatakan dinamika atmosfer yang masih cukup signifikan berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang bisa disertai petir dan angin kencang.
“Dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan, kami mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi,” ujarnya,Kamis, 23 April 2026.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama bagi pengguna jalan.
“Khususnya pengendara kendaraan bermotor, perlu diwaspadai potensi hujan lebat yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar pohon besar maupun baliho juga diminta untuk lebih berhati-hati terhadap risiko yang ditimbulkan saat cuaca buruk.
“Perlu diwaspadai potensi pohon atau dahan yang tumbang serta baliho yang dapat roboh,” katanya.
BMKG juga mengingatkan agar masyarakat menghindari tempat-tempat yang berisiko saat hujan deras dan angin kencang, seperti berteduh di bawah pohon atau dekat tiang reklame.
Tak hanya itu, perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu juga menjadi perhatian penting dalam merencanakan aktivitas, baik perjalanan darat, laut, maupun udara.
“Kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu, jadi ini perlu menjadi perhatian dalam merencanakan berbagai aktivitas,” tambahnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru serta meningkatkan kesiapsiagaan guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan dari potensi bencana hidrometeorologi.
Prakirawan BMKG Sultan Taha Jambi, Luckita Theresia, mengatakan dinamika atmosfer yang masih cukup signifikan berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang bisa disertai petir dan angin kencang.
“Dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan, kami mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi,” ujarnya,Kamis, 23 April 2026.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama bagi pengguna jalan.
“Khususnya pengendara kendaraan bermotor, perlu diwaspadai potensi hujan lebat yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar pohon besar maupun baliho juga diminta untuk lebih berhati-hati terhadap risiko yang ditimbulkan saat cuaca buruk.
“Perlu diwaspadai potensi pohon atau dahan yang tumbang serta baliho yang dapat roboh,” katanya.
BMKG juga mengingatkan agar masyarakat menghindari tempat-tempat yang berisiko saat hujan deras dan angin kencang, seperti berteduh di bawah pohon atau dekat tiang reklame.
Tak hanya itu, perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu juga menjadi perhatian penting dalam merencanakan aktivitas, baik perjalanan darat, laut, maupun udara.
“Kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu, jadi ini perlu menjadi perhatian dalam merencanakan berbagai aktivitas,” tambahnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru serta meningkatkan kesiapsiagaan guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan dari potensi bencana hidrometeorologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....