Gubernur Ingatkan Potensi Kekeringan,Karhutka hingga Penyakit

  • 11 Apr 2026 01:58 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Gubernur Jambi, Al Haris, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau, khususnya terkait ketersediaan air bersih, ancaman penyakit, serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini disampaikan Gubernur Jambi dalam kegiatan Subuh Keliling pemprov Jambi di masjid Magat Sari kota Jambi, Jumat, 10 April 2026.

Dalam arahannya, Al Haris menegaskan bahwa persoalan utama saat kemarau adalah keterbatasan air. Ia meminta masyarakat bijak dalam menggunakan air serta mulai mengantisipasi kekurangan sumber air.

“Kalau sudah kemarau, yang paling susah itu adalah air. Kita susah mencari sumber-sumber air,” ujarnya.

Ia juga mendorong warga untuk mencari alternatif sumber air, termasuk memanfaatkan sumber air yang ada di lingkungan masing-masing.

Selain itu, Gubernur mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi penyakit yang meningkat saat musim kemarau. Menurutnya, perubahan kondisi cuaca dapat berdampak pada kesehatan masyarakat.

“Yang kedua, waspada dengan penyakit-penyakit,” katanya.

Di sisi lain, ancaman kebakaran hutan dan lahan juga menjadi perhatian serius. Ia meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di wilayah rawan kekeringan.

“Yang ketiga, waspada kebakaran. Ini mohon betul,” tegasnya.

Tak hanya itu, Al Haris turut menyinggung kondisi global yang berdampak pada ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Ia mengungkapkan bahwa saat ini pembelian BBM di SPBU telah dibatasi.

“Sekarang pembelian BBM dibatasi, hanya boleh 50 liter. Artinya, kita harus bijak menggunakannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun harga BBM belum mengalami kenaikan, namun cadangan yang tersedia dalam kondisi terbatas sehingga diperlukan penghematan.

Menutup pernyataannya, Gubernur meminta seluruh elemen masyarakat untuk turut menyampaikan imbauan ini secara luas agar kesadaran bersama dapat terbangun dalam menghadapi musim kemarau.

“Tolong sampaikan ke masyarakat agar hati-hati, menjaga penggunaan air, dan bijak menggunakan BBM,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....