Kapal Muatan Sawit Tenggelam di Perairan Simbur Naik, 3 Orang ABK Dilaporkan Hilang
- 09 Apr 2026 15:07 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi- Peristiwa kapal tenggelam kembali terjadi di wilayah Provinsi Jambi. Kapal Motor (KM) Berkah Utama II yang bermuatan 40 ton kelapa sawit dilaporkan tenggelam di Perairan Simbur Naik, Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis 9 April 2026 pagi.
Berdasarkan laporan awal dari Kanit Gakum Polairud Polres Sabak, Aiptu Nasution, musibah ini terjadi sekitar pukul 07.20 WIB. Kapal tersebut diketahui sedang menempuh rute dari Desa Air Hitam menuju RAM Muara Sabak.

Tenggelamnya Kapal diduga akibat kapal mengalami kelebihan muatan (overcapacity). Beban berat dari 40 ton sawit yang dibawa membuat kapal tidak mampu bertahan hingga akhirnya karam. Hingga berita ini diturunkan, tiga orang Person on Board (POB) atau anak buah kapal (ABK) yang berada di atas kapal dinyatakan hilang dan belum bisa dihubungi.
Ketiga ABK yang masuk dalam data korban Dalam Pencarian (DP) yaitu M. Lawi (36) selaku Nahkoda, Umardi (20) ABK, dan Fajar (18) ABK, ketiganya merupakan warga Desa Air Hitam.
Mendapat laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi langsung mengerahkan unit Siaga SAR Tanjung Jabung Timur bersama kru RBB 01. Sebanyak 10 personil bergerak menuju lokasi koordinat 1∘1′29′′S−104∘6′23′′E pada pukul 11.25 WIB. "Tim diperkirakan menempuh perjalanan selama kurang lebih 4 jam dari pelabuhan sandar RBB 01 Jambi untuk mencapai titik lokasi kejadian," kata Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa.

Sejumlah unsur SAR gabungan telah dikerahkan untuk melakukan penyisiran, di antaranya Basarnas (RBB SAR Jambi dan Unit Siaga SAR Tanjabtim), Polairud Polda Jambi dan Polres Tanjabtim, PosMat AL Nipah Panjang, dan Asosiasi Nelayan Tanjung Jabung.
Untuk memaksimalkan pencarian di tengah kondisi cuaca yang terpantau berawan, tim gabungan menggunakan berbagai alutsista modern, termasuk Drone Thermal untuk memantau suhu panas tubuh dari udara, Kapal RBB milik Basarnas, Kapal Patroli Polair, serta peralatan evakuasi medis lengkap. Hingga saat ini, tim SAR masih berupaya melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian guna menemukan ketiga korban yang hilang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....