Pemkot Jambi Dorong Pengembangan Jargas untuk Mengurangi Ketergantungan LPG
- 04 Apr 2026 21:17 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID Jambi - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mendorong pengembangan program jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas) guna mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap LPG 3 kilogram sekaligus menghadirkan energi yang lebih efisien dan terjangkau.
Wali Kota Jambi Maulana di Jambi, mengatakan, program jargas masuk ke dalam skema Kartu Bahagia sebagai upaya memberikan solusi energi alternatif yang lebih stabil.Pemerintah kota setempat menjadikan program itu sebagai prioritas utama dengan target seluruh rumah tangga di Kota Jambi dapat teraliri jargas secara bertahap.
Dirinya menilai langkah tersebut penting karena harga LPG sangat dipengaruhi kondisi global, terutama dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah sebagai salah satu sumber impor Indonesia.
"Penggunaan jargas memberikan penghematan signifikan hingga Rp150 ribu per bulan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan lain seperti gizi keluarga dan pendidikan anak sekaligus menghilangkan kebutuhan antre LPG," katanya, Jum'at 3 April 2026.
Pemerintah pusat mengalokasikan sekitar Rp140 miliar pada 2025 untuk mendukung program jargas dengan target 15 ribu sambungan rumah tangga di Kota Jambi, sementara jumlah sambungan yang kini telah mencapai sekitar 28 ribu rumah tangga terus bertambah seiring perluasan jaringan yang dilakukan pemerintah.
Pihaknya meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jambi aktif menyosialisasikan manfaat jargas kepada masyarakat.
"Kami juga mengimbau warga untuk memahami adanya gangguan sementara selama proses pemasangan pipa, karena manfaat jangka panjang program jargas dinilai jauh lebih besar bagi kehidupan masyarakat," ucapnya.
Sementara warga Kelurahan The Hok di Jambi Selatan Meinde Silabhan mengatakan tidak lagi khawatir kehabisan gas untuk memenuhi kebutuhan memasak karena jargas telah digunakan sejak 2014.
"Kami merasa penggunaan jargas selama ini tidak menimbulkan kendala sehingga membuat aman setelah sebelumnya sempat khawatir, bahkan lebih hemat dibandingkan LPG," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....