BPS Sebut Konsumsi Minyak ditekan, Dampak Inflasi Bisa Berkurang
- 02 Apr 2026 17:34 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - BPS provinsi Jambi mengingatkan adanya potensi tekanan inflasi yang dapat dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia. Kepala BPS Provinsi Jambi, Aidil Adha, menyebutkan bahwa meskipun saat ini inflasi daerah masih relatif terkendali, faktor eksternal seperti energi tetap perlu diwaspadai.
Menurutnya, harga minyak memiliki efek berantai terhadap berbagai sektor, mulai dari biaya distribusi hingga harga barang dan jasa di tingkat konsumen.
“Kalau harga minyak naik, biasanya akan berpengaruh terhadap inflasi, meskipun besarannya belum bisa dihitung secara pasti,” ujarnya,Rabu 1 April 2026
Aidil menjelaskan, dampak kenaikan harga minyak sangat bergantung pada kebijakan pemerintah, termasuk pengaturan konsumsi energi dan langkah efisiensi yang diterapkan.
Ia mencontohkan, kebijakan seperti work from home (WFH) dapat menekan konsumsi bahan bakar, sehingga dampak kenaikan harga minyak terhadap inflasi bisa diminimalkan.
“Kalau konsumsi minyak bisa ditekan, maka dampaknya terhadap inflasi juga bisa berkurang,” jelasnya.
Namun demikian, jika terjadi lonjakan harga minyak yang signifikan di pasar global, dampaknya tetap sulit dihindari. Hal ini karena energi menjadi komponen penting dalam rantai pasok dan aktivitas ekonomi.
Aidil juga menegaskan bahwa komoditas energi, termasuk minyak dan tarif listrik, merupakan faktor yang tidak dapat diintervensi langsung oleh pemerintah daerah.
“Kebijakan terkait energi itu kewenangan pemerintah pusat, sehingga daerah hanya bisa mengantisipasi dampaknya,” katanya.
Meski begitu, pemerintah daerah tetap dapat berperan dalam menjaga stabilitas harga melalui pengendalian komoditas lokal, terutama bahan pangan yang berkontribusi besar terhadap inflasi.
BPS mengimbau agar seluruh pemangku kepentingan meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika harga energi global, sekaligus memperkuat strategi pengendalian inflasi di tingkat daerah guna menjaga stabilitas ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....