Fenomena El Nino Godzila Picu Kemarau Lebih Maju dsn Panjang di Jambi

  • 01 Apr 2026 11:19 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi Jaya Martua Sinaga, mengungkapkan fenomena El Nino yang cukup kuat atau disebut “Godzilla” berpotensi memicu musim kemarau lebih maju dan panjang di Provinsi Jambi tahun ini.

Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan, nilai El Nino pada Mei hingga Juni telah menunjukkan angka negatif 0,5. Kondisi ini menunjukkan adanya penurunan curah hujan akibat perubahan suhu permukaan laut di wilayah Samudera Pasifik yang mempengaruhi pola angin dari Indonesia.

“Fenomena ini menunjukkan adanya pengurangan curah hujan di wilayah Indonesia, sehingga mendukung terjadinya musim kemarau yang lebih awal,” ujarnya kepada RRI, Rabu 1 April 2026.

Menurutnya, jika biasanya awal musim kemarau di Jambi terjadi pada bulan Juni, tahun ini diperkirakan maju ke dasarian ketiga bulan Mei. Sementara puncak musim kemarau diprediksi berlangsung pada Juni hingga Juli dan dapat berlanjut hingga Agustus atau September.

Lebih lanjut, kondisi ini juga berdampak pada sifat hujan yang berada di bawah normal. Dalam kondisi normal, curah hujan saat kemarau berkisar 100 milimeter per bulan. Namun tahun ini, jumlah tersebut diperkirakan tidak tercapai dalam kurun satu hingga tiga bulan.

"Akibatnya, potensi kekeringan meningkat, terutama di wilayah hutan dan lahan gambut yang menjadi lebih rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan," ucapnya.

Untuk itu, masyarakat dan pemerintah daerah diimbau meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah antisipasi sejak dini guna meminimalisir dampak kemarau panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....