Kebakaran Gambut Masih Jadi Tantangan di Jambi
- 28 Mar 2026 15:43 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan gambut, masih menjadi tantangan besar di provinsi Jambi, karena sulit dipadamkan meski telah menggunakan berbagai teknologi modern. Senior Advisor KKI Warsi, Rudi Syaf menegaskan bahwa pengalaman kebakaran besar sebelumnya menunjukkan keterbatasan manusia dalam mengendalikan api di lahan gambut.
“Kalau api sudah besar di gambut, itu hampir tidak bisa dipadamkan oleh manusia. Ini sudah terbukti, termasuk pada kejadian 2015 dan 2019,” ujarnya, Sabtu 28 Maret 2026.
Menurut Rudi, berbagai upaya seperti pemadaman darat hingga water bombing menggunakan pesawat hanya efektif dalam kondisi tertentu, terutama di lahan mineral. Namun di gambut, api dapat menyebar di bawah permukaan tanah dan sulit dijangkau. “Di lahan mineral mungkin masih bisa dikendalikan. Tapi di gambut, api bisa bertahan di bawah permukaan dan terus menyala,” jelasnya.
Ia menambahkan, satu-satunya faktor yang benar-benar efektif untuk memadamkan kebakaran gambut adalah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi cukup lama hingga mampu menggenangi area yang terbakar.
“Yang benar-benar bisa memadamkan api di gambut itu hanya hujan. Harus hujan lebat sampai air menggenangi lahan tersebut,” tegasnya.
Kondisi ini, kata Rudi, semakin menegaskan pentingnya upaya pencegahan sejak dini, terutama menjelang dan selama musim kemarau. Ia mengingatkan bahwa jika api sudah membesar, maka upaya pemadaman akan menjadi jauh lebih sulit, mahal, dan berisiko. “Kalau sudah besar, kita hampir tidak punya pilihan selain menunggu hujan. Itu sebabnya pencegahan menjadi sangat penting,” katanya.
Ia pun mengajak semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, termasuk dengan merespons cepat kemunculan hotspot sebagai indikator awal. “Jangan sampai kita terlambat. Ketika api sudah membesar di gambut, dampaknya akan sangat luas dan sulit dikendalikan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....