Provinsi Jambi Lima Besar dengan Luasan Lahan Sawet tidak Produktif
- 25 Mar 2026 12:10 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Jambi tercatat masuk dalam lima besar provinsi dengan luas lahan kelapa sawit tidak produktif terbesar di Indonesia.
Data yang merujuk pada Buku Statistik Perkebunan 2023–2025 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.
Pada 2025, luas kebun sawit di Jambi dengan status Tanaman Tidak Menghasilkan atau rusak mencapai 109.679 hektare, meningkat dari 100.593 hektare pada 2024. Capaian ini menempatkan Jambi di peringkat ketiga secara nasional.
Status Tanam Tidak Menghasilkan menunjukkan areal perkebunan yang tidak mampu berproduksi akibat faktor seperti hama, penyakit, kebakaran, bencana alam, maupun kesalahan pengelolaan, sehingga tidak berkontribusi terhadap produksi.
Lima provinsi dengan luas lahan sawit tidak produktif terbesar pada 2025 diantaranya :
1. Kalimantan Barat – 142.259 hektare (turun dari 154.786 hektare pada 2024)
2. Riau – 142.002 hektare (naik dari 101.847 hektare)
3. Jambi – 109.679 hektare (naik dari 100.593 hektare)
4. Kalimantan Tengah – 70.171 hektare (turun dari 99.631 hektare)
5. Aceh – 34.069 hektare (naik dari 29.381 hektare)
Pelaksana Tugas Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Abdul Roni Angkat, menegaskan data tersebut telah melalui proses validasi berjenjang dari tingkat daerah hingga nasional.
Data mencakup Angka Tetap (ATAP), Angka Sementara (ASEM) 2024, serta Angka Estimasi (AESTI) 2025.
Ia menambahkan, publikasi ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan dalam meningkatkan pengelolaan dan produktivitas subsektor perkebunan.
Temuan ini sekaligus menegaskan masih luasnya lahan sawit tidak produktif di sejumlah daerah, yang menjadi tantangan serius bagi peningkatan kinerja sektor perkebunan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....