Rukyatul Hilal Awal Syawal di Jambi Akan Dilaksanakan di Gedung Mahligai
- 19 Mar 2026 16:29 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Tim Falakiyah , Badan Hisab dan Rukyat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi hari ini akan melaksanakan Rukyatul Hilal, pengamatan hilal atau bulan muda, sebagai bahan masukan untuk sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriyah yang akan dilakukan Kementerian Agama pusat. Rukyatul Hilal direncanakan berlangsung di Gedung Mahligai Bank Sembilan Jambi , Kamis 19 Maret 2026 .
Ketua Tim Hisab dan Rukyat Bidang Urais Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Muthohiri, menjelaskan bahwa pelaksanaan rukyatul hilal akan dimulai sekitar pukul 16.30 WIB. Kegiatan akan diawali dengan edukasi kepada masyarakat terkait proses rukyatul hilal untuk penentuan awal Syawal. “Sedangkan proses pengamatan hilal dijadwalkan berlangsung pada pukul 18.24 WIB, yang menjadi waktu titik pengamatan di wilayah Jambi,” ujarnya.

Dijelaskannya, secara perhitungan hisab, posisi bulan di Jambi telah berada di ketinggian lebih dari dua derajat. Meski demikian, Muthohiri mengungkapkan bahwa berdasarkan standar MABIMS, kondisi tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal. Namun keputusan akhir tetap menunggu hasil rukyat dan sidang isbat di Kementerian agama Pusat.
“Untuk kondisi kita di Jambi kalau secara hisabnya ya belum secara rukyatnya, kondisi posisi bulan saat ini tingginya sudah 2 derajat lebih, lebih tepatnya itu 2 derajat 22 menit 29 detik. Cuma untuk sudut elongasinya itu sekitar 5 derajat 48 menit 9 detik. Itu untuk kita di Jambi. Nah kalau ikut standar MABIMS, Mabims itu Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura, kalau mengikuti standar MABIMS, posisi di Jambi masih belum memenuhi. Tapi keputusan akhir tetap menunggu hasil rukyat dan sidang isbat,” katanya. Standar MABIMS menetapkan ketinggian hilal minimal 3 derajat di atas ufuk dan sudut elongasi atau sudut antara bulan dan matahari minimal 6,4 derajat.
Muthohiri menambahkan, metode dan peralatan yang digunakan masih sama seperti saat penentuan awal Ramadan, yakni menggunakan teleskop serta alat bantu optik lainnya. Faktor cuaca menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pengamatan. Hasil rukyatul hilal di Jambi nantinya setelah ditetapkan oleh Hakim Tunggal pengadilan Agama dalam sidang penetapan, selanjutnya akan disampaikan ke pusat sebagai bahan sidang isbat nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....