Harga TBS Sawit Jambi Naik jelang Lebaran
- 10 Mar 2026 10:31 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, kabar baik datang bagi para petani kelapa sawit di Provinsi Jambi. Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pada periode 6 hingga 12 Maret 2026 tercatat mengalami kenaikan.
Berdasarkan penetapan harga yang dirilis Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, harga TBS sawit naik sebesar Rp55,11 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.
Untuk TBS sawit dengan usia tanaman 10 hingga 20 tahun, harga tertinggi ditetapkan sebesar Rp3.555,35 per kilogram di tingkat pabrik kelapa sawit (PKS).
Harga tersebut berlaku untuk petani plasma dan transaksi di tingkat pabrik. Sementara di tingkat petani mandiri yang menjual melalui tengkulak atau toke, harga umumnya lebih rendah.
Di lapangan, harga TBS sawit yang diterima petani mandiri biasanya berada di kisaran Rp2.500 hingga Rp3.000 per kilogram, tergantung kualitas buah serta lokasi penjualan.
Selain harga TBS, Dinas Perkebunan juga mencatat harga crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah sebesar Rp14.048,3 per kilogram, sedangkan harga kernel atau inti sawit berada di angka Rp13.159,07 per kilogram dengan indeks K sebesar 94,35 persen.
Adapun rincian harga TBS kelapa sawit di Provinsi Jambi periode 6 hingga 12 Maret 2026 sebagai berikut:
Usia 3 tahun: Rp2.762,18 per kilogram
Usia 4 tahun: Rp2.962,81 per kilogram
Usia 5 tahun: Rp3.098,07 per kilogram
Usia 6 tahun: Rp3.226,70 per kilogram
Usia 7 tahun: Rp3.307,96 per kilogram
Usia 8 tahun: Rp3.379,52 per kilogram
Usia 9 tahun: Rp3.444,53 per kilogram
Usia 10–20 tahun: Rp3.555,35 per kilogram
Usia 21–24 tahun: Rp3.451,06 per kilogram
Usia 25 tahun: Rp3.297,64 per kilogram
Harga tersebut menjadi acuan transaksi di tingkat pabrik kelapa sawit dan petani plasma, sedangkan harga yang diterima petani mandiri dapat berbeda menyesuaikan kondisi pasar di lapangan.
Kenaikan harga ini menjadi kabar menggembirakan bagi petani sawit di Jambi, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan ekonomi rumah tangga biasanya meningkat.
Meski demikian, harga sawit ke depan masih berpotensi mengalami perubahan mengikuti dinamika pasar global serta pergerakan harga minyak sawit mentah di tingkat internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....