Pemprov Jambi Koordinasi Berbagai Pihak Terkait Stok BBM Selama Arus Mudik

  • 10 Mar 2026 09:48 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi: Pemerintah Provinsi Jambi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat yang melintas di wilayah Jambi.

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan, pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM selama musim mudik.

“Pemenuhan kebutuhan bahan bakar bagi pemudik yang melintas di wilayah tersebut menjadi prioritas pemerintah,” kata Al Haris, Minggu, 8 Maret 2026.

Ia menjelaskan, sebanyak 193 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di berbagai daerah di Provinsi Jambi telah disiapkan untuk melayani masyarakat. SPBU tersebut juga akan didukung tambahan pasokan BBM guna mengantisipasi peningkatan konsumsi selama periode mudik.

Menurutnya, kesiapan tersebut merupakan hasil koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jambi, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, serta pihak Pertamina.

Meski demikian, terkait jumlah tambahan pasokan BBM yang akan disalurkan masih akan dibahas lebih lanjut melalui rapat teknis lanjutan.

“Berkaitan dengan jumlah tambahan pasokan, pada Senin, 9 Maret akan digelar rapat teknis lanjutan,” ujarnya.

Selain memastikan pasokan BBM tetap tersedia, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Polda Jambi untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar sekaligus mengantisipasi kepadatan lalu lintas di jalur mudik.

Koordinasi tersebut dilakukan agar distribusi BBM dapat berjalan lancar dan tidak terjadi kendala selama masa mudik hingga arus balik Lebaran.

Al Haris menegaskan pemerintah daerah berkomitmen memberikan jaminan ketersediaan BBM bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman.

“Intinya, kami ingin masyarakat pulang kampung dengan perasaan tenang dan senang. Makanya kami memastikan perencanaan distribusi BBM dilakukan dengan matang agar tidak terjadi kelangkaan di lapangan,” kata Al Haris.

Selain persoalan bahan bakar, pemerintah daerah juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang akan dilalui para pemudik. Menurutnya, masih terdapat beberapa ruas jalan nasional di wilayah Jambi yang memerlukan perbaikan agar perjalanan masyarakat tetap aman.

Ia pun mendorong Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk segera melakukan perbaikan pada titik-titik jalan yang rusak, termasuk menutup lubang yang dinilai berpotensi menyebabkan kecelakaan.

“Mudah-mudahan sebelum puncak arus mudik BPJN ada upaya untuk menimbun lubang yang sekiranya potensi dan rawan kecelakaan tersebut,” harapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....