Pedagang Kota Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Marak Menjelang Lebaran
- 05 Mar 2026 09:57 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Menjelang Hari Raya Idulfitri, peredaran uang palsu kembali meresahkan warga dan para pedagang di Kota Jambi. Aktivitas jual beli yang meningkat selama bulan Ramadan diduga dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan uang palsu.
Sejumlah pedagang mengaku menjadi korban dalam transaksi jual beli, terutama saat kondisi toko ramai pembeli atau ketika pedagang sedang lengah.
Salah satu pedagang yang mengalami kerugian adalah Lia, pemilik toko sembako dan manisan di kawasan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo.
Lia mengatakan, tokonya yang beroperasi selama 24 jam sudah beberapa kali menerima uang palsu dari pembeli. Menurutnya, kejadian tersebut semakin sering terjadi menjelang Lebaran.
“Biasanya kalau menerima uang palsu langsung saya sobek. Tapi sekarang saya sudah geram karena kerugiannya cukup banyak. Rencananya akan saya laporkan ke polisi,” ujarnya, Senin, 2 Maret 2026.
Ia menjelaskan, transaksi menggunakan uang palsu umumnya terjadi saat pedagang dalam kondisi tidak fokus, seperti ketika mengantuk pada dini hari atau saat toko sedang dipadati pembeli.
Lia juga mengungkapkan, tidak hanya dirinya yang menjadi korban. Beberapa toko milik keluarganya yang berada di kawasan Talang Banjar, Kasang, Thehok, Kota Baru hingga Persijam juga mengalami kejadian serupa.
Ia berharap aparat penegak hukum dapat segera menindak dan menangkap pelaku peredaran uang palsu tersebut karena sangat merugikan para pedagang, terutama menjelang momen Lebaran ketika aktivitas perdagangan meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....