NTP Jambi Naik, Cabai Merah Picu Kenaikan

  • 03 Mar 2026 12:03 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi – Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi secara month to month mengalami kenaikan, terutama didorong oleh meningkatnya harga komoditas cabai merah.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, Aidil Adha, mengatakan pada Februari 2026 NTP tercatat sebesar 176,42 poin. Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) juga turut mengalami peningkatan.

Hal itu disampaikan Aidil usai rilis bulanan BPS Provinsi Jambi di kantornya, Senin, 2 Maret 2026. Ia menyebut NTUP Provinsi Jambi berada pada posisi ketiga tertinggi di antara provinsi-provinsi di Pulau Sumatera.

“Nilai tingkat kesejahteraan petani sebenarnya mulai membaik, karena Jambi berada pada posisi ketiga di Sumatera,” ujarnya.

Di sisi lain, Aidil menjelaskan ekspor Jambi pada Desember 2025 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, sementara impor justru meningkat. Meski demikian, neraca perdagangan Provinsi Jambi tetap mencatatkan surplus secara konsisten sejak Januari 2024 hingga saat ini.

“Surplus neraca perdagangan Provinsi Jambi selalu terjadi. Artinya, kondisi perdagangan kita sebenarnya sudah cukup baik,” jelasnya.

Sementara itu, kenaikan harga cabai merah pada Februari dipicu terbatasnya stok setelah berakhirnya musim panen di daerah pemasok seperti Sumatera Utara, Bengkulu, dan Pulau Jawa. Di saat yang sama, permintaan meningkat menjelang Ramadan.

Selain cabai merah, komoditas lain yang mengalami kenaikan harga secara month to month adalah emas perhiasan dan daging ayam ras. Kenaikan daging ayam ras dipengaruhi tingginya permintaan menjelang bulan puasa, sementara suplai dari produsen lokal cenderung menurun.

Secara year to year, Aidil menambahkan tarif listrik pada Februari 2026 kembali normal sesuai peraturan pemerintah, setelah pada Februari 2025 masih mendapatkan diskon 50 persen.

Ia juga menyebut harga emas perhiasan masih dipengaruhi pergerakan harga emas dunia.

Menurutnya, kenaikan sejumlah harga komoditas menjelang Ramadan dan Lebaran merupakan pola musiman. Namun, ia optimistis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jambi siap mengantisipasi pergerakan harga tersebut agar tetap terkendali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....