Monitoring Pilot Project SPRING, Batanghari Perkuat Layanan Kesehatan Primer
- 28 Feb 2026 09:51 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah Kabupaten Batanghari terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak melalui Monitoring Pelaksanaan Pilot Project Kegiatan Stimulasi SPRING (Early Stimulation in Primary Health Service Integration). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan layanan stimulasi dini ke dalam pelayanan kesehatan dasar di Kabupaten Batang Hari. Senin26 Februari 2026
Monitoring dihadiri Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Hari, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari Almi Cab, serta Tanoto Foundation sebagai mitra pendukung program. Kegiatan ini dilaksanakan pada sejumlah lokus pilot project sebagai bagian dari evaluasi implementasi program di tingkat fasilitas pelayanan kesehatan primer.
Program SPRING merupakan inovasi yang mengintegrasikan stimulasi perkembangan anak ke dalam layanan kesehatan rutin seperti posyandu dan puskesmas. Melalui pendekatan ini, orang tua tidak hanya mendapatkan layanan pemantauan pertumbuhan, tetapi juga edukasi langsung terkait praktik pengasuhan dan stimulasi perkembangan anak sesuai usia.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari, Almi Cab, menyampaikan bahwa pilot project SPRING menjadi model penguatan layanan promotif dan preventif dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Program ini bukan sekadar tambahan kegiatan di posyandu, tetapi sebuah pendekatan terintegrasi. Kami ingin memastikan bahwa setiap kunjungan layanan kesehatan juga menjadi momen edukasi pengasuhan. Menyiapkan generasi Emas harus dimulai dari stimulasi yang tepat dan pola asuh yang responsif, terima kasih atas kolaborasi Bersama Tanoto Foundation yang telah membawa program SPRING ini ke Batang Hari.” tegasnya.
Regional Lead Tanoto Foundation, Dendi Satria Buana, menegaskan pentingnya Kolaborasi dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Menurutnya, stimulasi sejak dini adalah investasi jangka panjang karena perkembangan anak tidak hanya diukur dari berat dan tinggi badan, tetapi juga dari kemampuan berbicara, berinteraksi, serta keterampilan motorik.
Hasil monitoring menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader dan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi stimulasi kepada orang tua. Namun demikian, masih diperlukan penguatan pada aspek pencatatan perkembangan anak serta konsistensi pelaksanaan di seluruh lokus.
Dengan pelaksanaan monitoring ini, Pemerintah Kabupaten Batang Hari optimistis Pilot Project SPRING dapat menjadi model praktik baik yang nantinya direplikasi di seluruh wilayah kabupaten. Upaya ini diharapkan mampu melahirkan generasi Batang Hari yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....