Cegah Kemunculan Gepeng Musiman,Pemkot Jambi Imbau Penyaluran Bantuan ke Panti

  • 27 Feb 2026 08:23 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Pemerintah kota Jambi melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi menyebutkan penyaluran bantuan ke panti sosial menjadi langkah efektif untuk menekan aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng) di sejumlah ruas jalan wilayah setempat. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial kota Jambi Yunita Indrawati.

Menurutnya arahan ini merupakan kebijakan Wali Kota Jambi yang mendorong penyaluran takjil dan bantuan sosial melalui panti asuhan sehingga efektif menekan aktivitas berbagi di jalanan, sekaligus menjadi upaya pemerintah untuk menciptakan ketertiban umum dan memastikan bantuan masyarakat tersalurkan secara tepat sasaran.

"Kami berharap masyarakat dapat menyalurkan bantuan atau takjil selama bulan suci Ramadhan ke panti sosial, masjid, maupun rumah sakit agar tidak memicu munculnya kembali gepeng di sejumlah persimpangan jalan," kata Kepala Dinsos Kota Jambi Yunita Indrawati., Jumat 27 Februari 2026.

Pihaknya juga akan mengedukasi para donatur agar menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi sehingga penanganan gelandangan dan pengemis dapat berlangsung lebih tertib, manusiawi, dan berkelanjutan.

"Kami terus memantau perkembangan di lapangan karena sebagian besar gelandangan dan pengemis yang masih beraktivitas merupakan orang lama yang telah terdata sebelumnya, sementara satuan tugas (Satgas) bersama instansi terkait kembali melakukan penertiban terhadap mereka yang berdiam hampir permanen di pinggir jalan dan sejumlah lokasi keramaian," katanya.

Berdasarkan data Dinas Sosial Kota Jambi, lebih dari 1.000 gelandangan dan pengemis telah dijangkau dan setelah menjalani asesmen diarahkan untuk mengikuti pembinaan sosial serta ekonomi, termasuk pemulung yang memerlukan pendampingan lanjutan secara berkelanjutan.

"Gepeng kini mayoritas di antaranya telah berstatus sebagai warga Kota Jambi, setelah melakukan perpindahan administrasi kependudukan secara resmi dan mereka sebagian besar masih beraktivitas di jalanan merupakan individu lama yang sebelumnya telah terdata dan ditangani," jelas Yunita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....