Bupati Pastikan Gaji ASN Merangin Tetap Aman
- 26 Feb 2026 22:07 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Bupati Merangin, M Syukur, memastikan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Merangin tetap aman meski terjadi gangguan pada sistem layanan digital Bank BPD Jambi. Ia juga mengimbau seluruh nasabah untuk tetap tenang dan terus memberikan kepercayaan kepada manajemen bank daerah tersebut, Kamis, 26 Februari 2026.
Pernyataan itu disampaikan M Syukur usai mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank BPD Jambi di Gedung Mahligai, Rabu, 25 Februari 2026. RUPS digelar menyusul gangguan pada layanan e-banking dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang diduga akibat kejahatan siber.
M Syukur menegaskan, kondisi keuangan pemerintah daerah maupun dana nasabah secara umum tetap aman. Ia memastikan kendala teknis tersebut tidak menghambat pencairan hak-hak nasabah, termasuk pembayaran gaji pegawai pemerintah daerah.
Proses pencairan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan pembayaran gaji ASN, kata dia, tetap berjalan normal. Meski fitur digital untuk sementara dinonaktifkan, transaksi perbankan masih dapat dilakukan secara manual melalui kantor cabang.
“Gaji pegawai semua bisa jalan, tidak ada hubungannya dengan gangguan siber. Memang yang biasa menggunakan m-banking atau ATM untuk sementara belum bisa digunakan, tapi prinsipnya pelayanan keuangan tidak ada masalah. Untuk sementara ini pelayanan memakai cara manual dulu,” ujar M Syukur.
Ia menjelaskan, penonaktifan sementara layanan mobile banking dan ATM merupakan bagian dari prosedur pengamanan sistem. Saat ini, audit forensik tengah dilakukan oleh pihak kepolisian guna memastikan keamanan sistem secara menyeluruh.
“Sebenarnya sistemnya sudah berjalan, tetapi atas rekomendasi Bank Indonesia, untuk sementara tidak digunakan dulu karena sedang proses audit forensik untuk mengatasi persoalan yang ada,” ungkapnya.
Bupati juga mengingatkan masyarakat, baik nasabah maupun ASN, agar tidak melakukan penarikan dana secara besar-besaran (rush money). Selain kondisi bank dinyatakan sehat, membawa uang tunai dalam jumlah besar juga berisiko terhadap keamanan pribadi.
Manajemen Bank Jambi menjamin keamanan saldo nasabah dan menyatakan bertanggung jawab apabila terdapat kerugian materiel akibat insiden tersebut. Masyarakat diminta memberi ruang bagi manajemen untuk menyelesaikan proses perbaikan sistem.
Berdasarkan hasil rapat, kondisi Bank Jambi dinyatakan tetap sehat dan operasional kantor cabang tetap melayani kebutuhan mendesak secara manual.
“Ini adalah aset daerah yang harus kita jaga bersama. Kami sudah cek semua, tidak ada masalah berarti. Mari kita beri kepercayaan kepada manajemen untuk memperbaiki sistem ini secepatnya,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....