Perbedaan DBD dengan Campak
,Jambi - Masyarakat diimbau untuk tidak menganggap remeh gejala demam tinggi yang dialami anak maupun orang dewasa. Pasalnya, beberapa penyakit memiliki gejala awal yang mirip,seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan campak, namun penanganannya sangat berbeda.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jambi dr.Zuhdi Darma menjelaskan meskipun sama diawali dengan demam namun keduanya memiliki karakteristik yang bisa dibedakan secara klinis.
"Secara fisik berbeda yakni pada ruam merah karena campak biasanya seluruh tubuh dan biasanya sedikit kalau diraba kulitnya itu seperti ada tonjolan kecil-kecil sedangkan DBD terlihat dilokasi tertentu lebih banyak seperti ditangan, dibagian sebelah dalam," katanya, Selasa,27 januari 2026.
Disampaikan, DBD umumnya ditandai demam tinggi mendadak, disertai penurunan trombosit dan tanda perdarahan. Sedangkan Campak biasanya disebabkan virus campak dan lebih sering menyerang anak-anak. Gejalanya demam diikuti batuk, pilek, mata merah serta ruam kemerahan menyebar diseluruh tubuh.
Ia mengingatkan pentingnya upaya pencegahan baik pemberantada sarang nyamuk untuk mencegah DBD maupun imunisasi lengkap untuk mencegah campak.
Memuat berita terbaru.....