Satpol PP Tebo Jaring Pelajar Bolos Sekolah

  • 28 Jan 2026 10:51 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Belasan pelajar tingkat SMA dan SMK terjaring razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tebo karena kedapatan bolos sekolah saat jam belajar berlangsung. Razia tersebut dilaksanakan di sejumlah titik yang kerap dijadikan tempat berkumpul pelajar pada jam sekolah, Selasa, 13 Januari 2026.

Pelaksana Harian Kepala Satpol PP Kabupaten Tebo, Defrianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari patroli rutin penegakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

Ia menjelaskan, pada awalnya patroli difokuskan untuk memantau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di luar kantor tanpa izin pada jam kerja. Namun, dalam pelaksanaannya, petugas justru menemukan sejumlah pelajar yang tidak berada di sekolah saat jam pelajaran.

“Patroli ini awalnya menyasar ASN yang berkeliaran di luar kantor tanpa izin pada jam kerja. Selain itu, kami juga menertibkan pelajar yang bolos sekolah saat jam pelajaran berlangsung,” ujar Defrianto.

Para pelajar tersebut ditemukan sedang nongkrong di beberapa lokasi, seperti warung-warung dan kawasan Taman Tanggo Rajo, yang memang kerap menjadi tempat favorit pelajar untuk menghabiskan waktu saat membolos.

“Saat kami amankan, mereka sedang nongkrong di warung dan di Taman Tanggo Rajo. Padahal, seharusnya mereka berada di sekolah mengikuti kegiatan belajar mengajar,” terangnya.

Setelah terjaring razia, seluruh pelajar langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Kabupaten Tebo untuk dilakukan pendataan. Selain pendataan identitas, petugas juga memberikan pembinaan dan pengarahan agar para pelajar tidak mengulangi perbuatannya.

Defrianto menegaskan, tindakan tersebut bukan untuk memberikan hukuman, melainkan sebagai bentuk pembinaan dan pencegahan dini agar para pelajar tidak terjerumus pada perilaku negatif.

“Kami hanya melakukan pembinaan. Harapannya mereka bisa menyadari kesalahannya dan kembali fokus pada pendidikan. Pendidikan sangat penting untuk masa depan mereka,” tegasnya.

Berdasarkan data Satpol PP Kabupaten Tebo, total terdapat 17 pelajar yang terjaring razia. Dari jumlah tersebut, 13 pelajar merupakan siswa SMK Negeri 1 Tebo, sementara empat pelajar lainnya berasal dari SMA Negeri 3 Tebo.

Ke depan, Satpol PP Kabupaten Tebo berencana berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua siswa agar pembinaan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Patroli serupa juga akan terus digelar secara rutin guna menciptakan ketertiban serta menekan angka pelajar yang bolos sekolah di wilayah Kabupaten Tebo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....