Harga Sawit Jambi Turun Tipis Periode Januari

  • 28 Jan 2026 10:32 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi mengalami penurunan tipis pada periode 9 hingga 15 Januari 2026. Berdasarkan hasil penetapan harga, TBS kelapa sawit usia 10 hingga 20 tahun berada di level Rp3.406,67 per kilogram di tingkat pabrik, Senin 12 Januari 2026.

Meski demikian, harga jual kelapa sawit di tingkat toke atau tengkulak umumnya berada di bawah harga yang berlaku di pabrik. Penetapan harga ini merupakan hasil rapat yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Jambi bersama pihak pabrik dan perwakilan petani kelapa sawit di Jambi.

Bidang Pengolahan, Standarisasi, dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PSPHP) Dinas Perkebunan Provinsi Jambi menyampaikan, fluktuasi harga kelapa sawit dipengaruhi oleh dinamika harga pasar, baik di tingkat nasional maupun global.

“Harga sawit dapat mengalami kenaikan atau penurunan menyesuaikan kondisi pasar,” demikian keterangan PSPHP Dinas Perkebunan Provinsi Jambi.

Harga yang ditetapkan tersebut berlaku untuk periode 9 hingga 15 Januari 2026 dan diterapkan di tingkat pabrik kelapa sawit (PKS) serta petani plasma. Sementara itu, harga di tingkat petani mandiri dapat berbeda.

Selain harga TBS, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi juga merilis harga komoditas turunan sawit. Harga crude palm oil (CPO) ditetapkan sebesar Rp13.789,91 per kilogram, sementara harga kernel atau inti sawit berada di angka Rp10.522,13 per kilogram dengan indeks K sebesar 94,49 persen.

Berikut rincian harga TBS kelapa sawit di Provinsi Jambi periode 9 hingga 15 Januari 2026:

Umur 3 tahun: Rp2.636,64 per kilogram

Umur 4 tahun: Rp2.813,73 per kilogram

Umur 5 tahun: Rp2.943,31 per kilogram

Umur 6 tahun: Rp3.066,37 per kilogram

Umur 7 tahun: Rp3.143,76 per kilogram

Umur 8 tahun: Rp3.210,48 per kilogram

Umur 9 tahun: Rp3.273,78 per kilogram

Umur 10–20 tahun: Rp3.374,96 per kilogram

Umur 21–24 tahun: Rp3.273,57 per kilogram

Umur 25 tahun: Rp3.123,66 per kilogram

Dinas Perkebunan Provinsi Jambi mengingatkan bahwa harga kelapa sawit ke depan masih berpotensi berubah seiring perkembangan kondisi pasar global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....