Kenduri Sko Simbol Persatuan dan Kesatuan
- 24 Jan 2026 19:24 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Bupati Kerinci Monadi menyampaikan bahwa Kenduri Sko bukan saja tradisi tetapi juga simbol persatuan dan kesatuan, simbol masyarakat menjadikan jati diri dalam persatuan dan kesatuan ditengah tengah masyarakat. Hal ini disampaikan saat menghadiri Kenduri Sko Manggien Depati Niniek Mamak Luhah Depati Intan Siulak Mukai, bertempat di Lapangan Bola Kaki Trides Tebing Tinggi Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten Kerinci, Sabtu, 24 Januari 2026.
"Adat pusako dari leluhur kita harus kita pertahankan dan dilestarikan, dan kami memberikan dukungan terhadap pelestarian budaya daerah. Acara seperti Kenduri Sko ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai wujud dari upaya kita semua untuk melestarikan adat istiadat yang telah diwariskan oleh leluhur. Kita akan terus mendukung kegiatan-kegiatan budaya seperti ini agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat," ucap Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya persatuan dan kesepakatan dalam adat.
“Sebagaimana tergambar dalam pepatah adat “Lah Bulat Air Dek Pembuluh, Lah Bulat Kato Dek Mufakat, Ka Ateh lah Sepucuk Bulat, Ka Bawah Lah Seurat Nunggang, Lah Saciok Bak Ayam, Lah Sedencing Bak Besi,” pungkasnya.
Selain itu setiap masyarakat memiliki peran penting dalam prosesi adat ini, bagi kaum wanita, tugasnya dalam ritual ini adalah menyiapkan hidangan tradisional untuk para tamu, sedangkan kaum Pria bertugas untuk menyediakan dan mengatur rangkaian ritual, serta anak-anak ikut meramaikan kegiatan dengan kesenian adat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....