Berprasangka Baik kepada Alloh Hukumnya Wajib

  • 20 Apr 2025 08:52 WIB
  •  Jambi

KBRN, Jambi : Kita akan senang bila menerima kenikmatan dan sebaliknya akan bersedih bila tidak diberi kenikmatan oleh Alloh Subhana Wa Ta'ala. Godaan syaiton dapat membuat kita tak pandai mensyukuri nikmat dari Alloh. Sebagaimana firman Alloh dalam surat Al Araf ayat 17 yang artinya: "Kemudian, pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur." Hal tersebut disampaikan Ustadz Muhammad Toyib, S.Ag, M.Pd.I dalam acara dialog Mutiara Pagi di Pro.1 RRI Jambi edisi Ahad (20/4/2025).

Prasangka baik atau husnudzon berasal dari bahasa Arab yaitu husnu, artinya baik dan zan yang bermakna prasangka. Jadi secara istilah husnudzon adalah sikap seseorang yang selalu berpikir positif. Sementara jika seseorang berprasangka buruk disebut suudzon. Dalam Al Qur'an surat Al Hujurat ayat 12 Alloh Subhana Wa Ta'ala berfirman, yang artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah diantara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Alloh, sesungguhnya Alloh Maha Penerima taubat, Maha Penyayang."

Berbaik sangka kepada Alloh hukumnya wajib. Sebagaimana hadist riwayat Tirmidzi, Rasululloh SAW bersabda, yang artinya: "Berdo'alah kepada Alloh dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Alloh tidak mengabulkan do'a dari hati yang lalai." Sementara dari hadist riwayat Muslim, Rasululloh SAW bersabda, yang artinya: "Sesungguhnya Alloh berkata, 'Aku sesuai prasangka hambaku padaku. Jika prasangka itu baik, maka kebaikan baginya. Dan apabila prasangka itu buruk, maka keburukan baginya."

Terdapat sejumlah manfaat dari kebiasaan berprasangka baik, yaitu:

1. Memberi ketenangan pada hati dan pikiran

2. Memberi harapan bagi seluruh umat muslim

3. Meningkatkan keimanan kepada Alloh Subhana Wa Ta'ala

"Dengan berprasangka baik, Alloh akan memberikan kemudahan serta kebaikan kepada umat muslim," ujar ustadz M. Toyib.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....