Pesona War Takjil Ramadan Indonesia

  • 25 Feb 2026 17:44 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Setiap bulan Ramadan tiba, suasana sore hari di berbagai kota di Indonesia berubah jadi lebih semarak. Salah satu fenomena yang paling mencuri perhatian adalah “war takjil” — istilah gaul untuk momen berburu jajanan berbuka sebelum azan magrib berkumandang. Mulai dari pinggir jalan hingga halaman masjid, deretan pedagang takjil dipadati pembeli yang tak ingin kehabisan menu favorit.

Aneka pilihan pun tersaji menggoda. Ada kolak pisang hangat, es buah warna-warni, gorengan yang baru saja diangkat dari penggorengan, hingga puding dan kue tradisional yang tersusun rapi di meja jualan. Aroma manis dan gurih bercampur di udara, membuat siapa pun yang lewat rasanya ingin ikut antre. Tak heran, war takjil jadi rutinitas seru yang dinanti setiap sore.

Menariknya, fenomena ini bukan sekadar soal membeli makanan. War takjil sering kali jadi ajang kumpul bareng teman atau keluarga sambil ngabuburit. Banyak yang sengaja datang lebih awal untuk berburu menu incaran, bahkan ada yang sudah punya “langganan” pedagang favorit tiap tahun. Suasana tawar-menawar ringan dan obrolan santai membuat sore Ramadan terasa lebih hidup.

Di sisi lain, war takjil juga membawa berkah bagi para pelaku usaha kecil. Ramadan menjadi momentum peningkatan omzet yang signifikan bagi pedagang musiman maupun UMKM. Kreativitas pun bermunculan, mulai dari takjil kekinian hingga inovasi kemasan yang lebih praktis dan menarik perhatian pembeli.

Meski seru, masyarakat tetap diimbau untuk berbelanja secukupnya dan tidak berlebihan. Pilih menu yang sesuai kebutuhan dan tetap perhatikan kebersihan makanan. Karena pada akhirnya, pesona war takjil bukan hanya soal ramai-ramai berburu jajanan, tapi tentang kebersamaan dan semangat berbagi yang menjadi warna khas Ramadan di Indonesia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....