Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, SMPN 16 Kota Jambi Laksanakan Sesuai Edaran
- 23 Feb 2026 15:45 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Hari pertama kegiatan belajar mengajar di bulan Ramadan hari ini, sekolah-sekolah yang ada di Kota Jambi telah menerapkan ketentuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah maupun Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Jambi nomor 499 tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran pada Bulan Ramadan tahun 2026. Salah satunya di SMP Negeri 16 Kota Jambi.
Kepala Sekolah SMP Negeri 16 Bambang Anwar mengatakan, sesuai edaran Dinas Pendidikan Kota Jambi , selama bulan Ramadan aktivitas belajar mengajar dimulai pukul 7.30 Wib, dan ada pengurangan jam pelajaran. Ditambahkannya, selama Ramadan, di 30 menit awal jam pelajaran pertama diisi dengan kegiatan GERakan TAdarus BerSAMA (Gerta Sama). Pagi hari selama 30 menit diawali dengan membaca Al-Quran bersama-sama di kelas masing-masing dengan pembagian per juz per kelas, sehingga targetnya dalam satu minggu selesai satu Al-Quran. Sedangkan bagi siswa non muslim, di ruang terpisah melakukan pembacaan kitab dengan bimbingan guru agama masing-masing. Di hari Jum’at , pihak sekolah menjadwalkan sholat Dhuha bersama dan khatam Al-Quran.
Selain itu, pada tanggal 9 Maret hingga 13 Maret mendatang juga akan dilaksanakan kegiatan pesantren Ramadan. “Kalau untuk mata pelajarannya masih sama seperti hari-hari biasa, cuman jamnya dikurangi. Kemudian kami ada menambahkan untuk khusus bulan Ramadhan ini itu 30 menit pertama jam 7.30 WIB ke jam 08.00 WIB itu kegiatan kami sebut namanya Gerta Sama atau Gerakan Tadarus Bersama,” ujar Kepala Sekolah SMP Negeri 16 Kota Jambi, Bambang Anwar, Senin 23 Februari 2026.

Di bulan Ramadan ini dirinya juga mengimbau seluruh siswa untuk tetap melaksanakan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta menambah intensitas beribadahnya baik di rumah maupun di sekolah , serta tetap mengedepankan toleransi.
“Siswa siswi tentunya membiasakan benar-benar yang jadi himbauan dari Kementerian, itu tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Dengan begitu Insya Allah puasa kita bisa kita laksanakan dengan baik,” ujar Kepala Sekolah.
“Itu dimulai dengan tidur cepat di malam hari setelah pulang tarawih atau tadarusan, kemudian bangunnya lebih awal, kemudian makan sahurnya itu kalau bisa yang bergizi, kemudian beribadah. Nah kebetulan di bulan puasa ini adalah momennya anak-anak untuk bisa menambahkan intensitas beribadahnya, baik di rumah maupun di sekolah. Itu dengan bimbingan Bapak Ibu Guru,” lanjutnya.
Ditambahkannya, pada hari pertama sekolah di bulan Ramadan ini tingkat kehadiran siswa juga tinggi, dengan tingkat ketidakhadiran siswa di bawah 5 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....