Rukyatul Hilal di Jambi Akan Dilaksanakan 17 Februari
- 14 Feb 2026 20:37 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Tim Falakiyah (Badan Hisab dan Rukyat ) Kanwil Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi rencananya akan melaksanakan pengamatan bulan sabit tipis pertama atau rukyatul hilal sebagai bahan sidang Isbat penentuan awal Ramadhan oleh Kementerian Agama Pusat, pada 17 Februari mendatang. Rukyatul Hilal akan dilaksanakan di Gedung Mahligai, Bank Jambi di kawasan telanaipura Kota Jambi.
Ketua Tim Hisab dan Rukyat Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Muthohiri, mengatakan persiapan akan dimulai sejak sore hari, sedangkan pemantauan akan akan dilaksanakan sekitar 10 menit menjelang matahari terbenam hingga waktu maghrib. Ia menjelaskan, rukyatul hilal akan melibatkan Tim Falakiyah yang terdiri dari unsur Kanwil Kemenag, akademisi dari UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta unsur terkait lainnya termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta melibatkan pihak Pengadilan Agama Jambi.
Terkait pemilihan Gedung Bahligai sebagai lokasi rukyat, Muthohiri menjelaskan bahwa tempat tersebut dinilai strategis dan efisien. Beberapa lokasi lain sempat direncanakan, namun terkendala kondisi lapangan seperti terhalang pepohonan yang sudah meninggi sehingga menyulitkan pengamatan langsung ke ufuk barat.
"Posisi yang memungkinkan untuk dilakukan Rukyatul Hilal di Jambi itu memang salah satunya di Bank 9 Jambi . Memang ada beberapa tempat yang mau kita rencanakan untuk Rukyatul Hilal, tapi setelah kita lihat lokasinya, ada beberapa kendala di beberapa tempat itu antara lain ada yang memang kondisinya sudah tidak memungkinkan lagi, karena ini ya bisa jadi karena banyak pohon yang sudah mulai meninggi sehingga untuk melihat secara langsung itu juga sulit. Sudah beberapa kali kok Bank Jambi kita pakai (untuk pelaksanaan Rukyatul Hilal) , " ujar Muthohiri, Sabtu 14 Februari 2026.
Peralatan yang digunakan dalam rukyatul hilal antara lain teodolit dan teropong khusus untuk pemantauan hilal. Penggunaan alat tersebut diharapkan memudahkan proses observasi dan meningkatkan akurasi hasil pengamatan.
Muthohiri menambahkan, apapun hasil rukyatul hilal di Jambi, baik terlihat maupun tidak, tetap akan dilaporkan ke pusat sebagai bahan masukan dalam sidang isbat secara nasional. Jambi menjadi satu diantara 90 titik pengamatan rukyatul hilal di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....