Wawako Jambi: Gerakan Pangan Murah Dijadwalkan Setiap Minggu
- 13 Feb 2026 10:59 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi-Wakil Walikota Jambi, Diza Hazra Aljosha, mengatakan pemerintah kota Jambi mendukung Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan di Citraland NGK Kelurahan Mayang Magurai, Jumat, 13 Februari 2026.
GPM yang digelar menyambut hari besar keagamaan nasional (HKBN) dan serentak digelar hari ini, seluruh Indonesia rencananya akan digelar rutin setiap minggu selama bulan suci Ramadan.
“Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Jambi melaksanakan Gerakan Pangan Murah yang saat ini bertempat di wilayah Kelurahan Mayang Mangurai. Gerakan Pangan Murah ini rencananya akan diselenggarakan setiap minggu selama bulan suci Ramadan. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan akses makanan yang cukup dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama dalam momen spesial Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujarnya.
| Baca juga: Pemkot Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah |
Ia menegaskan, program ini sejalan dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional. GPM menjadi bagian dari upaya menekan dampak inflasi terhadap daya beli masyarakat.
“Sebagaimana kebijakan Bapak Presiden yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional, Gerakan Pangan Murah bertujuan untuk mengurangi dampak inflasi terhadap daya beli masyarakat serta memastikan pangan yang cukup, aman, dan bergizi dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Jambi,” katanya.
Menurut Diza, lonjakan harga pangan kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan nasional akibat meningkatnya permintaan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan beban ekonomi tambahan, terutama bagi kelompok rentan.
| Baca juga: Masyatakat Sambut Baik Gerakan Pangan Murah |
“Peningkatan permintaan menjelang hari besar keagamaan sering membuat harga pangan melonjak dan fluktuatif. Situasi ini tentu menjadi beban tambahan bagi masyarakat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, intervensi pemerintah melalui program Gerakan Pangan Murah menjadi langkah strategis yang efektif,” jelasnya.
Ia menambahkan, GPM tidak hanya bertujuan menekan inflasi, tetapi juga menciptakan ekosistem pangan yang sehat melalui pengelolaan distribusi yang lebih efisien. Dengan distribusi yang baik, ketersediaan pangan berkualitas dan terjangkau dapat terjamin.
“Dengan pengelolaan distribusi pangan yang baik, GPM memastikan ketersediaan pangan yang cukup, berkualitas, dan terjangkau. Selain itu, program ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal karena stabilitas harga mampu meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya di bulan Ramadan,” ujarnya.
Diza juga menekankan pentingnya pemberdayaan pelaku usaha lokal dan UMKM dalam pelaksanaan GPM. Menurutnya, program ini memperpendek rantai distribusi sehingga petani dan konsumen sama-sama mendapatkan harga terbaik.
“GPM memperpendek rantai distribusi pangan sehingga petani maupun konsumen mendapatkan harga terbaik. Ini bukan hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan lokal dan keberlanjutan usaha pertanian di Kota Jambi,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan program ini, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga mitra strategis seperti Perum Bulog, Indukrosir, Toko Daging Indonesia, serta seluruh organisasi perangkat daerah terkait.
“Kami meyakini keberhasilan program ini dalam mengendalikan stok dan harga pangan tidak lepas dari kolaborasi dan sinergi semua pihak. Kerja sama yang solid inilah yang menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Kota Jambi yang bahagia, dengan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia, terjangkau, dan berkualitas,” pungkasnya.
Sementara itu, Gerakan Pangan Murah ini dibuka resmi oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, dihadiri kepala OPD terkait tingkat pemkot dan pemprov jambi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....