Kutukan Berlanjut dan Inggris Gagal Tembus Final
- 16 Jul 2026 11:30 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Sebelum semifinal Piala Dunia 2026 dimulai, banyak yang meyakini Inggris memiliki peluang besar untuk mengakhiri penantian panjang mereka. Namun kenyataan berkata lain. The Three Lions harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 1-2, sehingga langkah mereka terhenti di empat besar. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang kutukan 60 tahun tanpa tampil di final Piala Dunia sejak keberhasilan mengangkat trofi pada edisi 1966.
Perjalanan Inggris menuju semifinal sebenarnya layak mendapat apresiasi. Mereka sukses melewati Republik Demokratik Kongo di babak 32 besar, menyingkirkan Meksiko pada 16 besar, lalu mengalahkan Norwegia di perempat final. Konsistensi permainan, kedalaman skuad, dan kualitas individu membuat Inggris tampil sebagai salah satu kandidat kuat juara. Sayangnya, ketika menghadapi lawan dengan pengalaman besar seperti Argentina, detail-detail kecil menjadi pembeda hasil akhir.
Secara taktis, Inggris kembali menunjukkan persoalan yang sudah beberapa kali muncul dalam turnamen besar. Dominasi penguasaan bola tidak selalu mampu diterjemahkan menjadi peluang berkualitas. Saat tertinggal, ritme serangan menjadi terburu-buru dan kreativitas di sepertiga akhir lapangan menurun. Argentina justru tampil lebih sabar, disiplin bertahan, dan sangat efektif dalam memanfaatkan celah yang muncul melalui serangan balik.
Kegagalan ini semakin memperpanjang narasi bahwa Inggris masih kesulitan melewati tekanan di laga-laga penentuan. Dalam enam dekade terakhir, generasi demi generasi telah datang dengan harapan besar, mulai dari era David Beckham, Wayne Rooney, hingga Harry Kane dan para bintang muda saat ini. Meski kualitas pemain terus meningkat, hambatan psikologis dan ketidakmampuan tampil maksimal di momen krusial masih menjadi tantangan terbesar yang harus dipecahkan.
Kini Inggris harus mengalihkan fokus ke perebutan tempat ketiga menghadapi Prancis. Sementara itu, impian mengakhiri puasa gelar dunia kembali harus ditunda. Kutukan 60 tahun memang masih berlanjut, tetapi fondasi skuad muda yang dimiliki The Three Lions tetap memberikan harapan. Jika mampu belajar dari kegagalan di semifinal Piala Dunia 2026, Inggris masih memiliki peluang besar untuk kembali menjadi penantang utama pada turnamen internasional berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....