Negara-Negara yang Berguguran di Fase Grup Piala Dunia 2026
- 26 Jun 2026 00:37 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Fase grup Piala Dunia 2026 kembali membuktikan bahwa reputasi besar tidak selalu menjamin kelolosan. Sejumlah negara yang datang dengan ekspektasi tinggi justru harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat. Ketatnya persaingan di turnamen dengan format 48 peserta membuat setiap kesalahan berharga mahal, dan beberapa tim gagal menjaga konsistensi saat dibutuhkan.
Salah satu sorotan utama datang dari Korea Selatan. Taegeuk Warriors memulai turnamen dengan kemenangan atas Republik Ceko, tetapi kemudian kalah dari Meksiko dan Afrika Selatan. Hasil tersebut membuat wakil Asia itu gagal mengamankan tiket ke fase gugur.
| Baca juga: Langkah Viking Dihentikan Inggris |
Kegagalan Korea Selatan terasa mengejutkan mengingat mereka memiliki sejumlah pemain yang berkarier di kompetisi elite Eropa dan pengalaman panjang di ajang Piala Dunia.
Nasib serupa dialami Qatar. Juara bertahan Piala Asia itu kembali kesulitan ketika menghadapi persaingan level dunia. Setelah bermain imbang pada laga pembuka, Qatar dihajar Kanada dengan skor telak sebelum kembali kalah dari Bosnia dan Herzegovina. Hasil tersebut membuat Al Annabi tersingkir sebagai salah satu tim dengan catatan terburuk di grupnya, memperpanjang kesulitan mereka di panggung Piala Dunia.
Di benua Afrika, Senegal juga harus menerima kenyataan pahit. Setelah kalah dari Prancis dan Norwegia, peluang mereka untuk lolos menguap lebih cepat dari perkiraan. Padahal Senegal sempat dipandang sebagai salah satu tim Afrika yang mampu membuat kejutan berkat kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang menjanjikan. Namun ketatnya persaingan grup membuat mereka gagal mengumpulkan poin yang cukup.
Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa jarak kualitas antarnegara semakin tipis. Tim-tim yang selama ini dianggap unggulan kedua atau kuda hitam tidak lagi bisa mengandalkan nama besar semata. Korea Selatan, Qatar, Senegal, dan beberapa negara lain menjadi contoh bahwa performa di turnamen besar ditentukan oleh konsistensi selama tiga pertandingan grup. Ketika momentum hilang dan peluang terbuang, tiket menuju fase gugur pun ikut melayang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....