Penurunan Angka Kekerasan Menjadi Indikator Keberhasilan Gernas RANA

  • 05 Agt 2026 12:54 WIB
  •  Jambi
Poin Utama
  • Menko PMK, Pratikno menyoroti angka kekerasan terhadap anak yang masih tinggi
  • Kekerasan terhadap anak dapat terjadi di berbagai lingkungan yaitu keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, hingga ruang digital
  • Aparat pemerintah di daerah menjadi salah satu instrumen penting dalam menjalankan Gernas Rana

RRI.CO.ID, Jambi - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyoroti angka kekerasan terhadap anak yang masih tinggi. Penurunan angka kekerasan menjadi indikator keberhasilan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (Gernas RANA).

Pratikno menyebut ada sekitar 21 ribu kasus kekerasan terhadap anak. Menurutnya, angka tersebut menjadi perhatian pemerintah dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak. Kekerasan terhadap anak dapat terjadi di berbagai lingkungan, mulai dari keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, hingga ruang digital.

Karena itu, Pratikno menilai upaya menciptakan ruang aman dan nyaman bagi anak membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah. Menurutnya, aparat pemerintah di daerah menjadi salah satu instrumen penting dalam menjalankan gerakan tersebut.

Pemerintah juga telah melakukan konsolidasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendorong penerapan aturan yang telah berlaku di daerah.

“Kami sudah mengkonsolidasikan dengan Kemendagri, sudah banyak edaran dan aturan yang berlaku ke daerah-daerah di seluruh Indonesia,” kata Pratikno.

Pratikno menegaskan pemerintah tidak menambah edaran baru untuk pelaksanaan Gernas RANA. Pemerintah memilih memanfaatkan aturan dan edaran yang substansinya telah berlaku di daerah.

Koordinasi dengan pemerintah daerah juga dilakukan melalui forum yang digelar setiap hari Senin. Dalam forum tersebut, Menteri Dalam Negeri mengundang kepala daerah seluruh Indonesia untuk melakukan koordinasi.

Melalui forum itu, pemerintah terus berkomunikasi, mengingatkan, dan mendorong partisipasi kepala daerah dalam mewujudkan ruang aman dan nyaman bagi anak. Selaku Menko PMK, Pratikno menegaskan upaya tersebut perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya di lingkungan keluarga dan satuan pendidikan, tetapi juga di ruang publik dan ruang digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....