Autisme pada Remaja Bukan Kondisi yang Muncul sepontan
- 14 Sep 2026 20:48 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Autisme yang baru terdiagnosis saat remaja bukan berarti kondisi tersebut baru muncul pada usia belasan tahun. Kondisi spektrum autisme merupakan kondisi perkembangan yang berkaitan dengan perbedaan perkembangan otak dan dapat baru dikenali ketika tuntutan sosial semakin kompleks.
Edukator kesehatan, dr. Saddam Ismail, menjelaskan autisme bukan kondisi yang muncul secara tiba-tiba saat seseorang menginjak usia remaja. Menurutnya, tanda-tanda autisme dapat tidak terlalu terlihat ketika anak masih kecil karena mampu meniru perilaku teman dan menyesuaikan diri dengan lingkungan.
“Autisme adalah kondisi bawaan lahir akibat perbedaan perkembangan sirkuit otak. Jadi kondisi ini tidak bisa menular atau tiba-tiba muncul saat remaja,” tutur dr. Saddam Ismail.
Ia mengatakan, memasuki masa remaja, tuntutan dalam pergaulan menjadi lebih rumit, seperti memahami candaan, sindiran, bahasa tubuh dan berbagai aturan sosial. Kondisi tersebut dapat membuat remaja dengan spektrum autisme berusaha keras menyesuaikan diri hingga mengalami kelelahan mental. Akibatnya, ciri yang sebelumnya tersamarkan dapat terlihat semakin jelas.
Perubahan yang muncul dapat berupa mudah marah, menarik diri, menolak sekolah hingga menjadi lebih sensitif terhadap suara atau cahaya. Karena itu, perubahan perilaku yang drastis pada remaja sebaiknya tidak dianggap sepele. Orang tua dapat berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater untuk memperoleh pemeriksaan dan diagnosis yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....