Penggunaan AI di Sektor Kesehatan Tetap Prioritaskan Keselamatan Pasien

  • 20 Agt 2026 09:52 WIB
  •  Jambi
Poin Utama
  • AI di sektor kesehatan dinilai mampu meningkatkan produktivitas dan kapabilitas layanan rumah sakit serta tenaga medis
  • Keputusan klinis tetap berada sepenuhnya di tangan dokter atau tenaga kesehatan

RRI.CO.ID, Jambi - Penerapan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di sektor kesehatan dinilai mampu meningkatkan produktivitas dan kapabilitas layanan rumah sakit serta tenaga medis. Namun, tenaga kesehatan tetap memegang peran utama dalam setiap pengambilan keputusan medis.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa pemanfaatan AI dalam ekosistem kesehatan nasional harus berpedoman pada prinsip safety first atau dengan keselamatan pasien sebagai prioritas utama.

Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes RI, Prof. Asnawi Abdullah, SKM, MHSM, M.Sc.HPPF, DLSHTM, Ph.D., mengatakan AI hadir untuk memperkuat fungsi tenaga kesehatan, termasuk membantu menentukan prioritas penanganan pasien atau penyakit dengan lebih cepat.

"AI kita harapkan juga dapat membantu tenaga kesehatan dalam menentukan prioritas atau penyakit dengan cepat," tutur Asnawi.

Asnawi menekankan bahwa AI merupakan alat bantu, bukan pengganti manusia. Dalam dunia medis, keputusan klinis tetap berada sepenuhnya di tangan dokter atau tenaga kesehatan.

"AI adalah alat bantu dan bukan menggantikan manusia. Keputusan klinis tetap berada sepenuhnya di tangan dokter atau di tangan tenaga kesehatan," katanya.

Menurut Asnawi, perkembangan teknologi AI juga harus diiringi dengan aspek keamanan dan pengawasan secara berkelanjutan selama penggunaannya. AI tidak ditujukan untuk menggantikan tenaga profesional, melainkan membantu meningkatkan kemampuan mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....