Warna Darah Merah Gelap Bukan Tanda Darah Kotor
- 31 Jul 2026 04:34 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Warna darah yang tampak merah tua atau gelap kerap dikaitkan dengan anggapan sebagai "darah kotor" yang mengandung banyak racun. Padahal, anggapan tersebut hanyalah mitos. Secara medis, perbedaan warna darah dipengaruhi oleh kadar oksigen yang dibawanya, bukan karena adanya racun atau zat berbahaya di dalam darah.
Dokter Saddam Ismail menjelaskan bahwa darah yang kaya oksigen memiliki warna merah cerah karena mengalir dari jantung menuju seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh arteri. Sementara itu, darah yang telah mengantarkan oksigen ke organ-organ tubuh akan kembali ke jantung melalui pembuluh vena dengan kandungan oksigen yang lebih rendah, sehingga warnanya tampak lebih merah tua atau gelap.
"Ketika dilakukan pengambilan sampel darah, biasanya yang diambil adalah darah dari pembuluh vena. Karena kadar oksigennya lebih rendah, warnanya memang cenderung lebih gelap. Itu merupakan kondisi yang normal," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa perubahan warna darah tersebut merupakan bagian dari mekanisme alami sistem peredaran darah. Darah vena tetap memiliki fungsi penting untuk membawa karbon dioksida dan sisa metabolisme kembali ke paru-paru dan organ terkait sebelum kembali diperkaya dengan oksigen.
Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir apabila melihat darah yang diambil saat pemeriksaan laboratorium tampak lebih gelap. Warna darah bukan menjadi penanda adanya racun ataupun penyakit tertentu, melainkan mencerminkan proses sirkulasi darah yang berlangsung normal di dalam tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....