Waspadai Gangguan Tidur Hipersomnia
- 27 Jul 2026 15:03 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,JAMBI – Merasa mengantuk sepanjang hari meski sudah tidur selama 7–9 jam pada malam hari bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Kondisi ini dapat menjadi tanda hipersomnia, yaitu gangguan tidur yang ditandai dengan rasa kantuk berlebihan di siang hari meskipun waktu tidur malam sudah cukup.
Berbeda dengan rasa lelah akibat begadang, penderita hipersomnia tetap merasa mengantuk, sulit berkonsentrasi, bahkan dapat tertidur saat bekerja, belajar, atau melakukan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dapat menurunkan produktivitas dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat mengemudi atau mengoperasikan alat berat.
Hipersomnia dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari gangguan tidur lain seperti sleep apnea, efek samping obat-obatan tertentu, penyakit kronis, hingga gangguan pada sistem saraf. Dalam beberapa kasus, penyebabnya tidak diketahui secara pasti.
Gejala yang perlu diwaspadai antara lain rasa kantuk yang berlebihan setiap hari, sulit bangun meski sudah tidur lama, merasa tidak segar setelah bangun tidur, serta kesulitan berkonsentrasi atau mengingat. Sebagian penderita juga mengalami perubahan suasana hati akibat kantuk yang berkepanjangan.
Para ahli menyarankan agar masyarakat tidak mengabaikan keluhan mengantuk yang berlangsung terus-menerus. Jika kondisi tersebut terjadi selama beberapa minggu dan mulai mengganggu aktivitas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat. Diagnosis biasanya dilakukan melalui wawancara medis, pemeriksaan fisik, hingga tes tidur bila diperlukan.
Untuk membantu mengurangi gejala, masyarakat dianjurkan menerapkan pola tidur yang teratur, menghindari konsumsi kafein menjelang waktu tidur, menjaga berat badan ideal, serta mengelola stres dengan baik. Namun, bila hipersomnia disebabkan oleh penyakit tertentu, pengobatan akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya.
Mengenali tanda-tanda hipersomnia sejak dini menjadi langkah penting agar kualitas hidup tetap terjaga. Tidur yang cukup memang penting, tetapi jika rasa kantuk terus menghantui meski sudah beristirahat dengan baik, jangan ragu untuk mencari bantuan medis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....