Perlu di Perhatikan untuk Duduk Terlalu Lama

  • 30 Jun 2026 15:59 WIB
  •  Jambi

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠RRI.CO.ID,Jambi - Di era modern, banyak orang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk, baik saat bekerja, belajar, berkendara, maupun menikmati hiburan melalui gawai. Meski tampak sepele, kebiasaan duduk terlalu lama dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), perilaku sedentari atau terlalu banyak duduk dengan minim aktivitas fisik berkaitan dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit kronis. Karena itu, WHO menganjurkan masyarakat untuk mengurangi waktu duduk dan memperbanyak aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari.

Saat seseorang duduk terlalu lama, aktivitas otot tubuh menurun sehingga metabolisme menjadi lebih lambat. Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengatur kadar gula darah, tekanan darah, serta proses pembakaran lemak. Akibatnya, risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular dapat meningkat.

Selain itu, duduk dalam waktu lama juga dapat menyebabkan nyeri pada punggung, leher, dan bahu akibat tekanan yang terus-menerus pada tulang belakang serta otot penyangga tubuh. Postur duduk yang kurang tepat dapat memperburuk keluhan tersebut.

Risiko lainnya adalah melemahnya otot kaki dan bokong karena jarang digunakan. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menurunkan kekuatan otot dan meningkatkan kemungkinan cedera saat beraktivitas. Duduk terlalu lama juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko penggumpalan darah pada tungkai atau trombosis vena dalam, terutama jika seseorang jarang bergerak selama berjam-jam.

Untuk mengurangi dampak buruk tersebut, para ahli menyarankan agar seseorang berdiri, berjalan ringan, atau melakukan peregangan setiap 30 hingga 60 menit. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, menggunakan tangga, atau berolahraga secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan tubuh meskipun memiliki pekerjaan yang mengharuskan banyak duduk.

Dengan demikian, meskipun terlihat sebagai aktivitas yang ringan, duduk terlalu lama bukanlah kebiasaan yang aman jika dilakukan terus-menerus. Menyempatkan diri untuk bergerak secara berkala merupakan langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....