Waspadai Pelecehan Verbal karena Picu Gangguan Mental
- 30 Jun 2026 12:08 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Pelecehan verbal sering kali dianggap sepele karena tidak meninggalkan luka fisik. Padahal, kata-kata yang merendahkan, menghina, mengintimidasi, atau mempermalukan seseorang secara berulang dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan mental korban. Pelecehan verbal dapat terjadi di mana saja, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga media sosial.
Bentuk pelecehan verbal antara lain ejekan, hinaan, ancaman, cemoohan, komentar yang merendahkan, hingga candaan yang bersifat melecehkan. Dalam kehidupan sehari-hari, tindakan seperti memanggil seseorang dengan julukan yang menghina, mempermalukan di depan umum, atau terus-menerus mengkritik secara kasar juga dapat termasuk pelecehan verbal.
Para ahli menyebut bahwa pelecehan verbal dapat memengaruhi kondisi emosional korban. Dampaknya meliputi menurunnya rasa percaya diri, munculnya kecemasan, stres, rasa takut, hingga depresi. Pada beberapa kasus, korban juga mengalami gangguan tidur, sulit berkonsentrasi, dan menarik diri dari lingkungan sosial.
Di era digital, pelecehan verbal juga banyak terjadi melalui media sosial atau pesan daring dalam bentuk perundungan siber (cyberbullying). Menurut UNICEF, korban perundungan daring dapat mengalami perasaan malu, marah, cemas, kehilangan minat pada aktivitas yang disukai, hingga gangguan fisik seperti sakit kepala dan sulit tidur.
Karena itu, penting bagi masyarakat untuk tidak menganggap remeh pelecehan verbal. Jika mengalami atau menyaksikan tindakan tersebut, korban disarankan mencari dukungan dari keluarga, teman terpercaya, guru, atasan, atau tenaga profesional seperti psikolog dan psikiater. Lingkungan yang saling menghargai dan berkomunikasi dengan empati menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya pelecehan verbal.
Pelecehan verbal mungkin tidak meninggalkan bekas luka di tubuh, tetapi dampaknya dapat membekas lama di dalam pikiran dan perasaan seseorang. Karena itu, menjaga tutur kata dan menghormati orang lain merupakan tanggung jawab bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....