Jangan Gunakan Odol untuk Mengobati Luka Bakar
- 31 Mei 2026 19:06 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Mengoleskan odol atau pasta gigi pada luka bakar masih menjadi kebiasaan yang sering dilakukan sebagian masyarakat. Padahal, tindakan tersebut tidak dianjurkan karena dapat memperburuk kondisi luka dan meningkatkan risiko infeksi.
Dokter Saddam Ismail mengatakan bahwa odol sebenarnya tidak dirancang untuk digunakan pada kulit, terlebih pada kulit yang sedang mengalami luka. “Odol itu tidak dibuat untuk kulit. Apalagi untuk kulit yang sedang terluka karena luka bakar,” ujar dr. Saddam Ismail.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pasta gigi mengandung berbagai bahan kimia seperti deterjen, pemutih, dan zat perasa yang dapat memicu iritasi. “Bahan-bahan ini justru akan membuat kulit yang terbakar menjadi semakin iritasi. Rasa adem yang dirasakan hanya bersifat sementara dan menipu,” katanya.
Menurut dr. Saddam, penggunaan odol pada luka bakar juga dapat memerangkap panas di dalam jaringan kulit sehingga berisiko memperparah tingkat keparahan luka. Selain itu, pasta gigi tidak bersifat steril sehingga dapat meningkatkan risiko infeksi apabila dioleskan pada area kulit yang terluka.
Sebagai pertolongan pertama yang benar, ia menyarankan agar luka bakar segera dialiri air mengalir selama 10 hingga 20 menit untuk menghentikan proses kerusakan jaringan akibat panas. “Setelah itu, luka dapat ditutup menggunakan perban steril agar terlindungi dari kotoran dan risiko infeksi,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....