Mau Kurus tapi Masih Hobi Makan Mie dan Roti? Ini yang Harus Dipahami

  • 29 Mei 2026 15:19 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Banyak orang ingin memiliki berat badan ideal, tetapi masih sulit melepaskan kebiasaan makan mie instan dan roti setiap hari. Kombinasi makanan praktis, murah, dan mengenyangkan ini memang menjadi favorit banyak masyarakat, terutama anak muda dan pekerja dengan aktivitas padat. Namun, pola makan seperti ini justru sering menjadi penghambat proses penurunan berat badan.

Pakar kesehatan menyebut, bukan berarti mie atau roti harus dihindari sepenuhnya. Masalahnya terletak pada frekuensi konsumsi, porsi, dan kandungan gizinya. Mie instan dan roti putih umumnya tinggi karbohidrat sederhana, garam, serta kalori, tetapi rendah serat dan protein sehingga membuat tubuh cepat lapar kembali.

Kondisi inilah yang sering membuat seseorang merasa “diet tapi gagal terus”. Baru beberapa jam setelah makan mie atau roti, rasa lapar kembali muncul dan akhirnya memicu ngemil berlebihan. Roti tawar putih bahkan disebut dapat meningkatkan gula darah lebih cepat karena kandungan seratnya rendah.

Sementara itu, mie instan termasuk makanan ultra-proses yang mengandung sodium tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering tanpa diimbangi asupan sehat lain, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko obesitas hingga tekanan darah tinggi.

Meski begitu, ahli gizi menilai mie dan roti sebenarnya masih bisa dikonsumsi saat menjalani program penurunan berat badan, asalkan dengan cara yang lebih sehat. Misalnya menambahkan protein seperti telur, ayam, atau tempe, serta memperbanyak sayuran agar rasa kenyang bertahan lebih lama.

Diskusi di media sosial juga menunjukkan banyak orang Indonesia menganggap mie sebagai “comfort food” yang sulit ditinggalkan. Beberapa warganet bahkan mengaku makan mie hampir setiap hari sejak kecil karena praktis dan murah.

Namun, ada pula pengguna internet yang menilai masalah utamanya bukan pada mienya, melainkan pola makan yang tidak seimbang. Dalam sebuah diskusi daring, seorang pengguna menyebut mie masih bisa dikonsumsi selama dilengkapi lauk bergizi dan tidak dimakan berlebihan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa banyak orang sebenarnya ingin hidup lebih sehat, tetapi masih terjebak kebiasaan makan instan yang sudah melekat dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah gaya hidup serba cepat, makanan praktis memang terasa lebih mudah dibanding menyiapkan menu sehat.

Pada akhirnya, menurunkan berat badan bukan hanya soal makan sedikit, tetapi juga memilih asupan yang tepat. Tetap makan mie dan roti sesekali tidak menjadi masalah, selama pola makan tetap seimbang dan tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....