Wajib Gak Sih Check Up Kesehatan Mental? Ini Penjelasannya !

  • 28 Mei 2026 23:48 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Di tengah gaya hidup serba cepat, tekanan pekerjaan, tugas sekolah, hingga tuntutan media sosial, kesehatan mental kini menjadi perhatian penting. Namun masih banyak orang bertanya, apakah check up kesehatan mental itu benar-benar wajib?

Jawabannya, tidak harus menunggu sakit dulu untuk memeriksa kesehatan mental. Sama seperti tubuh, kondisi psikologis juga perlu dipantau secara berkala agar masalah bisa dikenali sejak dini.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, skrining atau pemeriksaan kesehatan jiwa dianjurkan minimal satu kali dalam setahun untuk semua kelompok usia, mulai dari remaja hingga lansia. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi tanda awal gangguan mental agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.

Kesehatan mental sendiri bukan hanya soal depresi atau gangguan berat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa seseorang dikatakan sehat mental ketika mampu mengelola stres, bekerja produktif, dan berfungsi baik dalam kehidupan sosial.

Sayangnya, banyak orang masih menganggap konsultasi psikolog hanya untuk orang dengan masalah berat. Padahal, check up mental bisa membantu seseorang memahami kondisi emosinya sebelum berubah menjadi gangguan serius.

Beberapa tanda seseorang mulai perlu melakukan pemeriksaan kesehatan mental antara lain:

1.Mudah cemas berlebihan

2.Sulit tidur dalam waktu lama

3.Kehilangan semangat beraktivitas

4.Emosi tidak stabil

5.Sulit fokus

6.Menarik diri dari lingkungan sosial

7.Merasa lelah secara emosional terus-menerus.

Kementerian Kesehatan juga menyebutkan bahwa masalah kesehatan mental kini semakin sering terjadi, terutama pada usia muda yang kesulitan beradaptasi dengan tekanan hidup modern.

Selain itu, literasi kesehatan mental dinilai penting untuk mengurangi stigma di masyarakat. Banyak orang terlambat mencari bantuan karena takut dianggap “lemah” atau “berlebihan”. Padahal, deteksi dini justru bisa mencegah kondisi menjadi lebih berat.

Di Indonesia sendiri, layanan skrining kesehatan jiwa kini mulai lebih mudah diakses, termasuk melalui puskesmas dan program kesehatan pemerintah. Bahkan Kemenkes mendorong masyarakat untuk menjadikan pemeriksaan kesehatan jiwa sebagai bagian dari gaya hidup sehat modern.

Check up kesehatan mental bukan berarti seseorang “gila” atau memiliki gangguan berat. Pemeriksaan ini justru menjadi langkah preventif untuk menjaga kualitas hidup, sama pentingnya dengan medical check up fisik. Karena kesehatan bukan hanya soal tubuh yang sehat, tetapi juga pikiran yang tetap kuat dan stabil.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....