Sering “Salah Bantal”? ternyata Bisa Dipengaruhi Bantal yang Jarang Dijemur
- 19 Mei 2026 16:34 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Istilah “salah bantal” sering digunakan saat seseorang bangun tidur dengan leher terasa kaku, pegal, atau nyeri saat digerakkan. Banyak orang menganggap kondisi ini hanya karena posisi tidur yang salah, padahal kebersihan dan kondisi bantal juga bisa menjadi salah satu penyebabnya.
Bantal yang terlalu lembap, kempis, atau jarang dijemur biasanya tidak lagi mampu menopang kepala dan leher dengan baik saat tidur. Akibatnya, posisi leher menjadi tidak nyaman dan otot terasa tegang ketika bangun di pagi hari.
| Baca juga: Cara Mengatasi Nyeri Leher saat Bangun Tidur |
Selain itu, bantal yang jarang dijemur cenderung menyerap banyak kelembapan dari keringat dan udara. Hal ini membuat bagian dalam bantal menjadi lebih padat, menggumpal, bahkan terasa dingin dan tidak nyaman digunakan.
Menariknya, kebiasaan orang zaman dulu rutin menjemur bantal ternyata bukan tanpa alasan. Sinar matahari membantu mengurangi kelembapan pada bantal sehingga terasa lebih ringan, hangat, dan nyaman saat dipakai kembali.
| Baca juga: Pengaruh Minum Air Es pada Otak |
Meski begitu, “salah bantal” sebenarnya tidak selalu disebabkan kondisi bantal saja. Posisi tidur yang kurang tepat, penggunaan bantal terlalu tinggi atau terlalu rendah, hingga otot leher yang tegang juga dapat memicunya.
Karena itu, menjaga kondisi bantal tetap bersih dan nyaman menjadi hal penting. Selain rutin mengganti sarung bantal, menjemur bantal sesekali juga dapat membantu menjaga kualitas tidur agar leher tidak mudah terasa pegal saat bangun tidur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....