Cara Menjaga Paru-paru Tetap Sehat dan Terhindar dari Penyakit
- 06 Mei 2026 21:04 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Fluktuasi kualitas udara dan perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini berpotensi meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan, salah satunya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Oleh karena itu, masyarakat Provinsi Jambi diimbau untuk memberikan perhatian ekstra dalam merawat kesehatan paru-paru.
Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi, dr. Hendra Cipta, Sp.P., mengingatkan bahwa organ pernapasan merupakan garis pertahanan terdepan tubuh yang berhadapan langsung dengan polutan dan bibit penyakit dari udara bebas.
"Saluran pernapasan kita setiap detiknya menyaring apa yang kita hirup. Jika kualitas udara sedang memburuk akibat debu, partikel kotor, atau perubahan suhu esktrem, risiko iritasi hingga infeksi paru akan meningkat tajam. Masyarakat tidak boleh menyepelekan hal ini," jelas dr. Hendra pada hari ini, Rabu 6 Mei 2026.
Guna menjaga kapasitas paru-paru tetap optimal dan terhindar dari gangguan pernapasan, dr. Hendra membagikan sejumlah langkah strategis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:
Kenakan Masker di Area Berdebu: Penggunaan masker, terutama saat berkendara atau beraktivitas di area dengan polusi tinggi, sangat efektif menyaring partikel debu halus dan bibit penyakit sebelum masuk ke saluran napas.
Hindari Paparan Asap Rokok: Baik perokok aktif maupun pasif memiliki risiko kerusakan paru-paru yang sama besarnya. Menjauhi paparan asap rokok merupakan investasi jangka panjang yang krusial untuk kesehatan pernapasan.
Pastikan Sirkulasi Udara Terjaga: Rutinlah membuka jendela agar sirkulasi udara di dalam rumah maupun tempat kerja berjalan baik. Ruangan yang pengap dan lembap sangat disukai oleh bakteri serta jamur penyebab penyakit pernapasan.
Lakukan Olahraga Teratur: Aktivitas fisik ringan hingga sedang yang dilakukan secara rutin, seperti joging pagi atau senam pernapasan, sangat dianjurkan untuk melatih kapasitas rongga dada dan melancarkan aliran oksigen ke seluruh tubuh.
"Satu hal yang kerap dilupakan adalah kecukupan hidrasi. Banyak minum air putih hangat sangat membantu menjaga kelembapan tenggorokan dan mengencerkan lendir di saluran pernapasan, sehingga kotoran lebih mudah dikeluarkan oleh tubuh," tambahnya.
Sebagai langkah antisipatif, ia juga menyarankan agar masyarakat tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas layanan kesehatan atau dokter terdekat apabila mengalami gejala seperti batuk yang tak kunjung reda, sesak napas, atau nyeri dada. Penanganan medis sedini mungkin akan mencegah timbulnya komplikasi penyakit pernapasan yang lebih serius.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....