Bersin saat Lihat Cahaya Terang ternyata Fakta

  • 28 Apr 2026 17:09 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Fenomena bersin saat melihat cahaya terang seperti matahari ternyata bukan sekadar mitos. Hal ini dijelaskan oleh dr. Saddam Ismail yang menyebut kondisi tersebut sebagai refleks alami tubuh yang memang dapat terjadi pada sebagian orang.

Menurut dr. Saddam Ismail, fenomena ini dikenal dengan istilah Photic Sneeze Reflex atau refleks bersin karena cahaya. Ia menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi akibat hubungan antar saraf di dalam kepala yang saling berdekatan.

“Di kepala kita ada saraf besar yang namanya saraf trigeminal, yang berfungsi mengatur sensasi di wajah termasuk rangsangan di hidung yang memicu bersin,” ujarnya. Ia menambahkan, saraf tersebut letaknya berdekatan dengan saraf optik yang berperan dalam menerima rangsangan cahaya.

Saat seseorang melihat cahaya yang sangat terang secara tiba-tiba, lanjutnya, saraf optik akan mengirim sinyal ke otak untuk mengecilkan pupil. Namun karena posisinya berdekatan, sinyal tersebut bisa “bocor” atau turut merangsang saraf trigeminal sehingga otak mengira ada gangguan di hidung.

“Akibatnya, otak salah mengartikan rangsangan itu seperti ada debu yang menggelitik hidung, sehingga refleks bersin pun muncul,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa bersin saat melihat cahaya terang merupakan fenomena ilmiah yang nyata dan bukan sekadar kebetulan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....