Kurang Tidur Picu Kerusakan Koneksi Otak
- 13 Apr 2026 21:46 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Kurang tidur tidak hanya membuat tubuh terasa lelah, tetapi juga berdampak serius pada kinerja otak. Banyak yang belum menyadari bahwa saat waktu istirahat sering dipotong, otak dapat mengalami proses pembersihan sel yang berlebihan dan berpotensi merugikan.
Menurut Saddam Ismail, “Dalam kondisi kurang istirahat, sel-sel pembersih di otak menjadi aktif tidak terkendali dan melakukan proses yang disebut fagositosis,” ujarnya Senin 13 April 2026. Ia menjelaskan, proses ini membuat sel otak memakan sinapsis atau koneksi antar saraf, termasuk yang masih sehat.
Fagositosis sebenarnya merupakan mekanisme alami tubuh untuk membersihkan sisa metabolisme di otak. Namun, ketika terjadi secara berlebihan akibat kurang tidur, proses ini justru dapat merusak jaringan penting yang berperan dalam fungsi kognitif.
Akibatnya, hilangnya koneksi antar saraf dapat menurunkan kemampuan berpikir, konsentrasi, hingga daya ingat secara signifikan. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa tubuh membutuhkan waktu istirahat yang cukup agar fungsi otak tetap optimal.
Karena itu, menjaga pola tidur yang baik menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan otak. Istirahat yang cukup membantu menjaga keseimbangan proses alami dalam tubuh serta mencegah kerusakan fungsi saraf di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....