Berat Badan Naik Pasca Idul Fitri
- 30 Mar 2026 22:39 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Setelah merayakan Idul Fitri, banyak orang justru dibuat kaget saat kembali menimbang berat badan. Angka di timbangan tiba-tiba melonjak, padahal sebelumnya sudah berusaha menahan diri selama bulan puasa. Fenomena ini ternyata cukup umum terjadi, dan ada beberapa alasan sederhana yang sering luput disadari.
Salah satu penyebab utama adalah perubahan pola makan yang cukup drastis. Setelah sebulan terbiasa makan dalam porsi terbatas, momen lebaran jadi ajang “balas dendam”. Beragam hidangan khas seperti opor, rendang, dan kue kering yang tinggi kalori biasanya disantap tanpa banyak kontrol. Akibatnya, asupan kalori harian bisa melonjak jauh di atas kebutuhan tubuh.
Selain itu, frekuensi makan juga cenderung meningkat. Kalau saat puasa hanya makan dua kali sehari, saat lebaran bisa jadi makan berkali-kali, apalagi saat silaturahmi ke rumah keluarga dan tetangga. Tanpa sadar, camilan kecil yang terus masuk ke tubuh justru menumpuk menjadi kalori berlebih.
Faktor lain yang sering terjadi adalah menurunnya aktivitas fisik. Setelah lebaran, banyak orang masih dalam suasana santai, bahkan cenderung malas bergerak. Ditambah lagi cuti panjang yang membuat rutinitas olahraga terhenti sementara. Padahal, tanpa aktivitas yang cukup, kalori yang masuk tidak terbakar dengan optimal.
Meski begitu, kenaikan berat badan setelah lebaran sebenarnya bisa dikendalikan. Kuncinya adalah kembali ke pola makan seimbang, mengurangi makanan tinggi gula dan lemak, serta mulai aktif bergerak lagi. Jadi, menikmati momen lebaran itu wajar, tapi tetap perlu diimbangi agar tubuh tetap sehat dan bugar setelahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....