Sarapan atau Tidak Mana Lebih Sehat

  • 26 Mar 2026 15:53 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Sejak kecil, masyarakat kerap diajarkan bahwa sarapan merupakan waktu makan paling penting dalam sehari. Namun, tren gaya hidup sehat seperti intermittent fasting membuat sebagian orang mulai mempertanyakan kebiasaan tersebut, terutama terkait manfaat atau risiko melewatkan sarapan.

Dokter Saddam Ismail menjelaskan bahwa tidak ada jawaban mutlak mengenai perlu atau tidaknya sarapan bagi setiap individu.

“Tidak ada jawaban benar atau salah yang berlaku untuk semua orang. Yang paling penting bukan kapan kamu makan, tapi apa dan seberapa banyak total makananmu dalam 24 jam,” ujarnya, Kamis, 26 Maret 2026.

Menurut dr. Saddam, melewatkan sarapan bisa menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi asupan kalori harian. Namun di sisi lain, sarapan juga memiliki manfaat, seperti membantu meningkatkan fokus serta mencegah kebiasaan makan berlebihan di siang hari.

Karena itu, masyarakat disarankan untuk lebih peka terhadap kondisi tubuh masing-masing. Jika tubuh terasa lemas atau pusing tanpa sarapan, maka sebaiknya tetap makan di pagi hari. Sebaliknya, jika merasa cocok dengan pola puasa, hal tersebut juga dapat dilakukan selama tetap memperhatikan asupan nutrisi dan tidak berlebihan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....