Terapi Ear Candle Disebut Mitos dan Berbahaya

  • 21 Mar 2026 22:50 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Tren terapi ear candle atau lilin telinga masih diminati sebagian masyarakat sebagai cara alternatif membersihkan kotoran telinga. Metode ini dilakukan dengan membakar lilin khusus yang ditempatkan di lubang telinga dan dipercaya mampu menyedot kotoran keluar. Namun, praktik ini ternyata tidak terbukti secara medis.

Menurut narasumber dr. Saddam Ismail, metode tersebut hanyalah mitos yang menyesatkan.

“Kotoran yang terlihat setelah proses ear candle itu bukan berasal dari telinga, melainkan sisa lelehan lilin yang terbakar dan mengering,” Sabtu, 21 Maret 2026.

Ia menjelaskan secara ilmiah, api kecil di ujung lilin tidak memiliki kekuatan hisap atau efek vakum untuk menarik kotoran telinga. Selain itu, kotoran telinga memiliki tekstur lengket sehingga tidak mungkin tersedot dengan cara tersebut.

Lebih berbahaya lagi, penggunaan ear candle berisiko menyebabkan luka bakar hingga kerusakan pada telinga. Lelehan lilin panas bisa masuk ke dalam lubang telinga dan berpotensi merusak gendang telinga. Oleh karena itu, dr. Saddam Ismail menyarankan masyarakat untuk tidak mencoba metode ini dan memilih cara yang aman dengan berkonsultasi ke dokter THT.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....