Mitos Kacamata Anti Radiasi untuk Mata
- 21 Mar 2026 22:43 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Tren penggunaan kacamata anti radiasi atau blue light semakin marak di kalangan pengguna gadget. Banyak yang percaya bahwa kacamata ini wajib digunakan agar mata tidak cepat lelah, tidak rusak, bahkan mencegah minus bertambah. Namun, anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar secara medis.
Menurut narasumber dr. Saddam Ismail, kacamata anti radiasi lebih banyak dipengaruhi oleh strategi pemasaran dibanding kebutuhan kesehatan.
“Sinar biru dari layar HP itu sangat kecil dibandingkan sinar matahari, dan secara medis belum terbukti menyebabkan kerusakan mata yang signifikan,” Sabtu, 21 Maret 2026.
Ia menjelaskan, penyebab utama mata lelah saat menggunakan gadget adalah kebiasaan menatap layar terlalu lama tanpa jeda. Kurangnya frekuensi berkedip serta fokus jarak dekat membuat otot mata menjadi tegang, kondisi ini dikenal sebagai mata lelah digital atau digital eye strain.
Sebagai solusi, dr. Saddam Ismail menyarankan untuk menerapkan aturan 20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat objek jauh. Selain itu, menjaga pola istirahat, konsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah, serta suplemen jika diperlukan, menjadi langkah yang lebih efektif untuk menjaga kesehatan mata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....